Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEBALAP tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi menghabiskan waktunya menguji knalpot baru dan juga sejumlah suku cadang (parts) baru untuk meningkatkan kecepatan puncak dan meningkatkan pengendalian motor YZR-M1.
Rossi tidak terlalu menaruh perhatian dengan catatan waktu di sesi tes ofisial MotoGP, Selasa atau Rabu (16/9) WIB. The Doctor, sebutan Rossi menyelesaikan 90 putaran untuk melakukan evaluasi mendetail dari suku cadang yang ia uji sesuai dengan apa yang ia kehendaki untuk menantang kejuaraan musim ini.
The Doctor tak menunjukkan tanda-tanda kelelahan, mencatatkan waktu 1:32,946 di lap penultima di sesi siang dan finis P17, 1,414 detik dari rekan satu timnya.
"Kami bekerja keras hari ini, aku melaju banyak putaran, karena kami memiliki sejumlah hal untuk diuji," kata Rossi dikutip laman resmi tim.
"Tesnya tak terlalu buruk. Seperti biasa, dari semua yang kami uji, ada sejumlah perbaikan, sedangkan beberapa yang lain tidak. Tapi secara umum, ini tes yang bagus."
Namun demikian, sasis baru yang diuji Yamaha hari itu tidak menunjukkan hasil yang memuaskan, sehingga team director Massimo Meregalli memutuskan untuk tidak akan memakainya hingga akhir musim nanti.
Sesi tes selama satu hari itu juga dimanfaatkan tim-tim rival untuk menjajal sasis baru serta holeshot device, yang membantu pebalap ketika start.
Selain itu, sejumlah pebalap juga menguji sistem komunikasi yang ditujukan untuk meningkatkan keselamatan dengan memperingatkan pebalap tentang bahaya yang ada di trek.
Tim dan pebalap masih akan berada di Misano sepanjang akhir pekan ini untuk bertarung di seri ketujuh yang bertajuk Grand Prix Emilia Romagna. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Vinales Kembali Unjuk Gigi di tes Misano
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved