Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Papua Lukas Enembe meminta pertimbangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ihwal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020. Pesta olahraga tanah air itu terganggu akibat pandemi virus korona (covid-19).
Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat video conference, Rabu (15/4). Amali mengatakan, pekan lalu, Lukas Enembe yang juga menjabat Ketua Panitia Besar (PB) PON mengirim surat yang isinya menggambarkan kondisi persiapan PON terganggu covid-19.
“Walaupun tidak secara tegas minta penundaan (PON), tapi mereka mohon pertimbangan. Kalimat (surat) itu menggambarkan bahwa konsentrasi pemerintah Papua itu mengerahkan anggaran semuanya untuk menanggulangi covid-19,” kata Zainudin.
Gambaran dari Gubernur Papua itu kemudian dilaporkan ke rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada Selasa (14/4) lalu. Dalam rapat itu, semua fraksi Komisi X satu suara mendesak agar PON ditunda.
Zainudin menjelaskan, pandemi covid-19 di Papua menganggu pekerjaan arena olahraga atau venue PON. Apalagi, adanya kebijakan pembatasan akses dari pemerintah setempat membuat pengerjaan hampir semua terhenti.
Baca juga : KONI DIY Minta Penundaan PON tidak Terlalu Lama
“Pengerjaan yang ada di sana itu memang masih ada yang jalan, tapi pekerjaan besar hampir terhenti. Pemberlakukan pembatasan akses yang ada di Papua bahkan sudah sejak Maret lalu,” kata Zainudin.
Zainudin menjelaskan, keputusan apakah PON ditunda atau tidak akan diputuskan Presiden Joko Wododo. Pihaknya hanya memberikan laporan tentang kondisi dan kendala dalam persiapan PON.
“Kami sudah berkirim surat ke Seketaris Kabinet, pak Pramono Anung untuk kalau boleh dijadwalkan segera pembahasan PON di rapat kabinet,” kata Zainudin.
Jika ditunda, Menpora memberikan opsi, PON bisa digelar pada Oktober 2021, atau mundur setahun dari jadwal awal. Opsi itu muncul dari hasil koordinasi Kemenpora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.
Selain itu, penundaan pada Oktober tahun depan disesuaikan dengan jadwal multiajang olahraga internasional seperti SEA Games di Vietnam dan Olimpiade Tokyo.
“Ideal itu Oktober, karena bulan-bulan lainnya itu terisi. April itu puasa lalu lebaran tahun depan. Mei dan Juni ada Piala Dunia U-20. Kemudian Juli hingga Agustus ada Olimpiade, September kalau memungkinkan ada kegiatan dalam negeri peringatan olahraga nasional, kemudian November 2021 ada SEA Games di Vietnam,” jelasnya.
Baca juga : Mengerucut, Opsi Jadwal PON Papua Oktober 2021
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, pihaknya menyarankan agar PON Papua ditunda tahun depan karena situasi pandemi covid-19.
“Terkait hingga kapan penundaannya, tanggal, bulan dan tahunnya kami serahkan ke Menpora berkonsultasi dengan Presiden,” kata Huda dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4).
Kendati meminta ditunda, DPR tetap meminta agar venue tetap diselesaikan. Sebab, Huda mendapat laporan pengerjaan Venue masih tidak berjalan maksimal.
Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa mengakui bahwa pengerjaan venue saat ini tidak bisa maksimal karena pandemi covid-19. Bahkan, kata dia, ada venue yang progres pengerjaannya masih 2%.
“Kami dari pemerintah provinsi sepenuhnya menunggu keputusan terkait PON. Saat ini memang ada kendala khususnya sumber daya manusia karena ada pembatasan akses akibat covid-19,” jelasnya, Rabu (15/4). (OL-7)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Kemenpora mengambil sikap tegas terhadap oknum pelatih berinisial HB yang diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Erick Thohir memuji kepemimpinan Chef de Mission Reda Manthovani setelah Indonesia meraih 135 medali emas dan finis sebagai runner up ASEAN Para Games 2025.
Ketua Umum PB PII, Abdul Kohar Ruslan, menegaskan bahwa tantangan organisasi pelajar saat ini semakin dinamis, terutama dengan dominasi Generasi Z yang sangat lekat dengan dunia digital.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi membuka seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga.
Peter secara terbuka menyoroti masalah mendasar yang menjadi pekerjaan rumah yaitu munculnya polarisasi di tenis meja setelah adanya Indonesia Pingpong League (IPL).
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memaparkan 28 agenda besar Kemenpora untuk tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved