Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengungguli pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dalam BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou, Tiongkok, dengan perjuangan keras.
Kemenangan itu sekaligus menasbihkan keduanya menjadi pasangan pertama Indonesia sebagai juara sejak BWF Super Series Finals berganti nama menjadi BWF World Tour Finals yang digelar mulai tahun lalu.
Laga final tadi malam berlangsung panas di gim pertama karena kedua pasangan bermain agresif untuk mencuri kemenangan. Sempat unggul di awal laga, the Daddies harus tertinggal 14-15 dari Endo/Watanabe. Ahsan/Hendra kemudian sanggup menyamakan poin menjadi 15-15.
Keduanya pun memaksakan laga hingga gim poin. Untungnya, duet nonpelatnas itu mampu menjaga keunggulan 24-22 melalui servis Hendra yang mengenai net sehingga mengecoh Endo.
Kalah di gim pertama, Endo/Watanabe tampil lebih agresif di gim kedua. Penampilan itu membuat Ahsan/Hendra mulai kendur. Beberapa kesalahan Ahsan ataupun Hendra turut mewarnai jalannya pertandingan. Namun, kesabaran keduanya membuahkan hasil.
Awalnya, Hendra/Ahsan tertinggal cukup jauh 11-16. Pasangan peraih emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis itu mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Ahsan/Hendra dengan sabar menutup gim kedua dengan skor 21-19. Hasil ini membuat mereka menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang juara di ajang final dari seluruh Super Series 2019.
Dalam pertandingan sebelumnya, pemain tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting kalah dari pebulu tangkis Jepang, Kento Momota, dalam final BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium. Ginting menyerah dengan skor 21-17, 17-21, dan 14-21.
Duel sengit terjadi sejak awal gim pertama. Kedua pemain saling kejar poin dengan selisih ketat. Ginting sanggup keluar dari tekanan dan memimpin poin 17-15, tetapi Momota kembali mengejar hingga kedudukan sama kuat 17-17. Hingga akhirnya, Momota terhenti di angka 17 dan Anthony sanggup meraih empat angka tambahan.
“Puji Tuhan. Walaupun belum juara, saya bersyukur atas semuanya. Hari ini saya bisa mengeluarkan kemampuan terbaik dan sudah maksimal. Saya selalu kalah di final tahun ini. Namun, ini menjadi pelajaran berharga ke depan,” kata Ginting seusai laga. (Ykb/X-3)
Langkah ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di Indonesia Masters 2026 tidak dimulai dengan jalan mulus
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Keunggulan tersebut berhasil dijaga hingga Sabar/Reza menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Febriana menyebut seluruh program latihan telah dicoba diterapkan di pertandingan meski konsistensi fokus masih menjadi pekerjaan rumah utama.
FINAL Australia Terbuka 2025 di nomor ganda putra saling mempertemukan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Quaycenter Sydney, Minggu (23/11).
GANDA putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terus menyempurnakan pola permainan terbaik mereka setelah menembus babak 16 besar Hylo Open 2025.
Sabar/Reza menang lawan wakil Tiongkok, Liang Wei Keng/Wang Chang 21-17 dan 22-20 di laga 32 besar All England di Utilita Arena Birmingham, Rabu (12/3).
Hendra Setiawan berharap kehadirannya mampu membawa Sabar/Reza bermain maksimal di All England.
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengaku optimistis menjalani debut mereka di BWF World Super 1000 All England 2025.
Hendra Setiawan, legenda bulu tangkis ganda putra Indonesia, akan menjalani peran baru yakni sebagai pelatih Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di turnamen All England 2025.
Keberadaan pada pebulu tangkis dalam bisnis rumah makan Padang ini menjadi investasi mereka saat pensiun sebagai atlet.
Penggemar yang menyaksikan fun match tersebut terlihat terhibur dengan duel mantan pemain nomor satu dunia itu. Sesekali keempatnya bercanda saat menghadapi satu sama lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved