Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP tim Repsol Honda Marc Marquez dijadwalkan untuk menjalani operasi bahu kanan, di Barcelona, Spanyol, Rabu (27/11) waktu setempat. Juara dunia delapan kali itu mengalami kecelakaan di hari pertama tes pramusim di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Senin (25/11), sehingga memperparah kondisi cedera bahu yang ia dapat di Sepang, awal bulan ini.
Tahun lalu Marquez mengalami cedera serupa di bahu kirinya yang memaksa pembalap Spanyol itu menjalani jeda musim dingin untuk memulihkan diri sebelum musim balapan baru dimulai. "Musim dingin ini saya ingin berlibur dan menikmati waktu tenang setelah 2019 yang luar biasa, tapi ini saatnya menjalani operasi bahu kanan," kata Marquez seperti dikutip laman resmi tim, kemarin.
Cedera tahun lalu cukup berat bagi Marquez yang mendapati bahu kirinya rusak parah, dan kali ini dia berharap hal itu tak terulang di bahu kanan. Meski khawatir dengan cedera bahu yang ia alami, Marquez tampil tercepat di hari kedua tes pramusim di Jerez, Selasa (26/11), untuk membawanya ke peringkat kedua secara umum setelah Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha).
Sesi tes pramusim di Jerez menjadi kesempatan terakhir para pembalap menggeber motor mereka sebelum memasuki jeda musim dingin. (Ant/AFP/R-2)
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved