Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, belum berhasil mengatasi hadangan Yuta Watanabe/Arisa Higashino asal Jepang di babak perem patfinal Fuzhou Tiongkok Terbuka 2019.
Dalam laga dua gim langsung dan berdurasi 36 menit itu, Praveen/Melati dikalahkan dengan skor, 15-21, 18-21.
Berbeda dengan partai-partai sebelumnya, Praveen/Melati tampil di bawah tekanan sehingga harus takluk oleh pasangan berperingkat tiga dunia tersebut.
Ini merupakan kekalahan pertama Praveen/Melati atas Watanabe/Higashino. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Praveen/Melati berhasil memenangkan pertandingan di Malaysia Masters 2018 dan Australia Terbuka 2019.
Sejak gim awal, Praveen/Melati tampil di bawah bayang-bayang pasangan lawan.
Baca juga : Kondisi Menurun, Hendra/Ahsan Terhenti di Babak Perempat Final
Praveen/Melati selalu tertinggal dalam perolehan poin dari pasangan Watanabe/ Higashino sejak awal.
“Dari awal sampai akhir pertandingan, kami selalu dibawah tekanan lawan," ucap Melati.
Di gim kedua, pasangan rangking lima dunia itu sempat unggyl namun tak bisa mempertahankan keadaan sehingga perolehan poin akhir menjadi, 18-21.
"Watanabe/ Higashino tidak gampang dimatikan, ditambah lagi bolanya berat. Ada beberapa pukulan yang tadi harusnya mati, tapi mereka bisa mengembalikan,” ucap Melati
“Kalau soal kondisi, memang menurun, tapi tidak bisa jadi alasan kekalahan kami hari ini. Lawan juga mengikuti turnamen yang sama dengan kami. Tadi memang mereka dapet banget pola mainnya dan susah untuk ditembus. Saya sendiri merasa tenaga tangannya tadi masih kurang kuat,” tambah Praveen. (OL-7)
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved