Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMAIN tunggal putra Indonesia Jonatan Christie secara dramatis berhasil memasuki babak final Prancis Terbuka 2019. Dalam laga semifinal, kemarin, Jonatan menang dengan tiga gim yang ber-akhir dengan skor 7-21, 22-20, dan 21-19 dari Victor Alexen, pemain Denmark.
Final di Prancis akan menjadi yang keempat bagi Jonatan pada tahun ini. Juara Asian Games 2018 itu juga pernah memasuki partai puncak saat tampil di Jepang Terbuka, Australia Terbuka, dan Selandia Baru Terbuka. Dari tiga final itu, Jonatan dua kali menang. Dia kalah ketika tampil di Jepang dan dikalahkan pemain tuan rumah Kento Momota.
Sayangnya, Jonatan di babak final hari ini tidak bisa bertemu rekan senegaranya, yakni Anthony Sinisuka Ginting yang gagal lolos dari babak empat besar. Anthony tersingkir karena kalah 19-21 dan 18-21 dari andalan Tiongkok, Chen Long.
Meski kalah, Anthony mengaku puas dengan performanya di Prancis karena yang dia dapat lebih baik jika dibandingkan dengan Denmark Terbuka 2019.
Anthony juga senang karena bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. "Dari babak pertama saya bisa maksimal. Namun, penampilan hari ini (kemarin) tidak sebaik hari sebelumnya," kata Anthony.
Selain Jonatan, Indonesia juga berpeluang meraih gelar juara di nomor ganda putra karena Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo merebut tiket masuk babak final.
Ganda putra terbaik dunia itu sukses menginjakkan kaki di babak terakhir Prancis Terbuka setelah mengalahkan wakil Taiwan Liao Min Chun/Su Ching Heng dengan skor 21-18 dan 23-21.
"Hari ini (kemarin) lawan bermain bagus. Mereka tidak banyak melakukan kesalahan. Jadi cukup susah buat kami untuk memenangi pertandingan. Di poin-poin akhir bisa dibilang kami cukup beruntung. Ini ialah berkat Tuhan juga," kata Marcus.
Indonesia masih berpeluang untuk menempatkan wakil lain di babak final karena juga memiliki Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang juga masuk semifinal di nomor ganda campuran. Mereka masih menunggu giliran bertan-ding dengan wakil Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock. (Ykb/BadmintonIndonesia/R-3)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas keluar sebagai runner up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani dihentikan ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 19-21, 21-16, dan 19-21 di laga perempat final Prancis Terbuka.
Di laga perempat final Prancis Terbuka, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan 21-14 dan 24-22.
Indonesia tidak lagi memiliki wakil di tunggal putra.
Alwi Farhan melaju setelah menyingkirkan wakil Irlandia Nhat Nguyen lewat pertarungan tiga gim 16-21, 21-12, dan 21-17 di Glaz Arena, Cesson-Sevign, Prancis, Kamis (23/10).
Langkah Jafar/Felisha dipastikan terhenti di 16 besar Prancis Terbuka usai kalah dari ganda Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dua gim langsung 19-21 dan 17-21
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Di final Swiss Terbuka, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan Supanida Katethong dalam permainan dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21.
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan takluk dari wakil Jepang, Yushi Tanaka di final Swiss Terbuka
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shi Feng, pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu harus mengakui keunggulan lawan melalui pertarungan sengit tiga gim.
Jafar/Felisha, yang datang sebagai unggulan ketiga, tampil dominan untuk menyegel kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-7 atas pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved