Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK delapan atlet wushu Indonesia yang akan turun di nomor Taulo dan nomor Sanda siap memberikan penampilan terbaik pada hari pertama Kejuaraan Dunia Wushu di Shanghai, Tiongkok, Minggu (20/10).
Lima atlet Taolo yang akan turun yakni Edgar Xavier Marvelo dan Seraf Naro Siregar (Daoshu putra), Fayla Maharani Ningtyas (Nanquan putri), Nandhira Mauriska (Jianshu putri), Harris Horatius (Nanquan putra), dan Alexandra Calista Setiawan (Taijijian Putri).
Sedangkan tiga atlet Sanda ialah Abdul Haris (kelas 65 kg putra), Puja Riyaya (70 kg putra), dan Rosalina Simanjuntak (48 kg putri). Abdul Haris akan menghadapi Alvarez Raul Ardian (Argentina), Puja Riyana akan bertemu Ayoub Khaoua, (Maroko) dan Rosalina berhadapan dengan Hayriye Turksoy (Turki).
"Tim pelatih tidak memberikan beban yang berlebih bagi atlet, jika diberikan target mereka akan terbebani. Yang penting bagi mereka adalah menampilkan permainan terbaik yang dimilikinya karena persiapan latihan sudah dilakukan dengan baik," ungkap Kepala Pelatih Tim Wushu Indonesia, Novita dalam keterangan resminya, Sabtu (19/10).
Untuk menghadapi kejuaraan dunia ini, atlet wushu Indonesia baik yang tampil di nomor Taolu dan Sanda sudah menjalani Trainning Camp (TC) di Tiongkok sejak September lalu. Bahkan, mereka juga mendapat kesempatan untuk berlatih bersama dengan Tim Wushu China yang akan turun di Kejuaran Dunia Wushu yang digelar 20-24 Oktober 2019.
"Soal kepercayaan diri sudah tidak kami khawatirkan lagi. Itu pasti akan tumbuh karena anak-anak telah menjalani TC dan berlatih bersama dengan Tim Wushu China. Mudah-mudahan apa yang didapatkan dari TC itu bisa ditampilkan dalam pertandingan nanti," lanjutnya.
Berbicara mengenai peluang atlet Sanda, Novi mengungkapkan terdapat peluang yang cukup lebar terutama di kelas 48 kg putri. Hal ini dikarenakan atletnya punya pengalaman menghadapi lawan yang sama pada tahun lalu.
"Rosalina itu pernah bertemu dengan lawannya tahun lalu, Insya Allah dia bisa mengatasinya pada pertemuan kedua ini. Dan, kita juga berharap Abdul Haris dan Puja Riyana bisa melangkah ke babak selanjutnya," tandas Novita.
baca juga: Hendra/Ahsan Ciptakan All Indonesian Final di Denmark
Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia, Arilangga Hartarto meminta seluruh atlet untuk menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga Merah Putih dapat berkibar di Shanghai. Kejuaraan Dunia Wushu ini berlangsung 20-24 Oktober 2019. Untuk nomor Taulo diikuti 52 negara sedangkan nomor Sanda diikuti 68 negara. (OL-3)
Patricia menegaskan ambisinya untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Asian Games.
Di SEA Games 2025, Edgar Xavier Marvelp sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak.
Sementara itu, satu-satunya medali perunggu pada hari terakhir disumbangkan Harry Brahmana yang turun di kelas 70 kilogram.
Menembak dan wushu masing-masing menyumbang satu emas.
EDGAR Xavier Marvelo menyumbangkan medali emas pertama cabang wushu bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Seraf Naro mengamankan medali perak.
Dua medali perak yang diraih Indonesia dari cabang olahraga wushu berasal dari kategori beregu Duilian (seni berpasangan).
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Rybakina akan menghadapi Iga Swiatek atau pemain kualifikasi asal Australi, Maddison Inglis.
LEDAKAN teknologi digital telah menyusup ke setiap sudut kehidupan anak-anak Indonesia, membawa kemudahan sekaligus ancaman diam-diam: krisis gaya hidup pasif.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di saat poin kritis, mereka mampu meminimalisasi kesalahan sendiri dan tampil lebih taktis. Memanfaatkan celah di pertahanan lawan, Aldila/Olmos menutup set pertama dengan keunggulan 7-5.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved