Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM wushu Indonesia berhasil mengamankan dua medali perak dari nomor Taolu (seni) pada Sabtu (13/12) di SEA Games 2025 Thailand. Selain itu, tiga atlet dari nomor Sanda (tarung) sukses melaju ke babak semifinal, membuka peluang tambahan medali bagi kontingen Merah Putih.
Dua medali perak yang diraih Indonesia datang dari kategori beregu Duilian (seni berpasangan).
Di nomor Duilian Bersenjata Beregu Putra, trio andalan Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, Ahmad Ghifari Fuaiz, dan Seraf Nano Siregar, tampil solid dan mengumpulkan total 9.740 poin.
Mereka harus mengakui keunggulan tipis tim tuan rumah Thailand (9.763 poin) yang meraih emas, sementara perunggu menjadi milik Brunei Darussalam (9.736 poin).
Perak kedua dipersembahkan duet putri, Eugenia Diva Widodo dan Tasya Ayu Puspa Dewi di nomor Duilian Tangan Kosong Beregu Putri.
Keduanya mencatatkan total 9.620 poin, berada di bawah pasangan Malaysia yang merebut emas dengan 9.633 poin. Medali perunggu di nomor ini diraih oleh Filipina (9.493 poin).
Dari nomor Sanda, kabar baik datang dari babak perempat final yang juga dihelat kemarin. Tiga atlet Indonesia berhasil memenangkan pertarungan sengit mereka dan berhak tampil di babak semifinal.
Di kategori putri, Dea Florentina Tharisa (kelas 56 kg) menunjukkan mental juara dengan mengalahkan atlet Vietnam, Nga Ngo Thi Puong, melalui skor ketat 2-1.
Dominasi Indonesia berlanjut di kategori putra. Samuel Marbun (kelas 65 kg) berhasil menyingkirkan Lim Yuan Kang dari Malaysia dengan kemenangan mutlak 2-0.
Jejak Samuel diikuti oleh Brahmana Harry di kelas 70 kg, yang juga menang 2-0 atas Hwa Vicky Chang, atlet Malaysia lainnya.
Sayangnya, langkah ini tidak diikuti oleh Thania Kusumaningtyas (60 kg putri), yang harus mengakui keunggulan atlet Vietnam, Thuy Nguyen Thi Thu, dengan skor 0-2 di perempat final.
Dengan hasil ini, Dea, Samuel, dan Brahmana akan bertarung di laga-laga semifinal mereka yang dijadwalkan pada hari ini, Minggu (14/12).
Hari terakhir kompetisi wushu, Minggu (14/12), juga akan menampilkan sejumlah atlet Indonesia di nomor Taolu individu dan beregu, yang diharapkan dapat menambah koleksi medali.
Beberapa atlet yang akan tampil hari ini antara lain:
Indonesia kini menanti hasil final dari seluruh nomor yang dipertandingkan hari ini, baik dari Taolu maupun pertarungan semifinal Sanda, demi mewujudkan target medali di SEA Games 2025. (Ant/Z-1)
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Presiden Prabowo mengumumkan kenaikan pangkat Rizki Juniansyah menjadi Kapten TNI AL. Simak perjalanan kariernya dari emas Olimpiade Paris 2024 hingga rekor dunia SEA Games 2025
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat 39 prajurit berprestasi SEA Games 2025, termasuk Rizki Juniansyah dan menyiapkan pembentukan batalyon olahraga TNI.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Patricia menegaskan ambisinya untuk terus meningkatkan kualitas latihan sebagai bekal menghadapi agenda yang lebih besar, termasuk Asian Games.
Di SEA Games 2025, Edgar Xavier Marvelp sukses menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak.
Sementara itu, satu-satunya medali perunggu pada hari terakhir disumbangkan Harry Brahmana yang turun di kelas 70 kilogram.
Menembak dan wushu masing-masing menyumbang satu emas.
EDGAR Xavier Marvelo menyumbangkan medali emas pertama cabang wushu bagi Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand 2025. Seraf Naro mengamankan medali perak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved