Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG laga final AS Terbuka 2019, Rafael Nadal kini semakin mendekati pencapaian gelarnya yang keempat di Amerika. Capaian ini merupakan angka yang mendekati rekor lima gelar AS Terbuka yang berhasil di raih Roger Federer, Pete Sampras dan Jimmy Connors.
Lawan yang akan dihadapi oleh Nadal tentunya bukan penantang yang mudah.Daniil Medvedev merupakan penghadang yang akan berdiri tegak dihadapan Nadal. Pria asal Rusia yang kini berusia 23 tahun itu berhasil menjuarai ajang Cincinnati Masters 2019 mengalahkan David Goffin.
Melihat lawannya yang bisa dikatakan tanggung dan memiliki peningkatan yang cukup signifikan, Nadal tentunya harus mewaspadai lawannya tersebut.
"Di dalam tur ini, dia merupakan salah satu pemain yang sangat solid. Dia selalu membuat kemajuan setiap minggunya. Saya harus bermain sebaik mungkin di babak final," ungkap Nadal dilansir dari AFP.
Pertandingan final di AS Terbuka yang akan diadakan pada hari Senin (9/9) WIB ini, merupakan final Grand Slam pertama bagi Medvedev. Selain itu, ini juga merupakan raihan terbaik dari petenis putra Rusia dalam capaian final Grand Slam, sejak terakhir kali Marat Safin berhasil meraih gelar AS Terbuka tahun 2000 Australia Terbuka tahun 2005.
"Saya senang bisa mencapai final. Ketika saya pergi ke Amerika Serikat, saya tidak tahu pencapaian saya akan sebagus ini. Jadi saya harus mengatakan bahwa saya mencintai USA," pungkas Medvedev.
Meskipun berhasil melaju ke babak final, nyatanya Medvedev masih dihantui oleh rasa bersalah atas perbuatannya di babak ketiga AS Terbuka. Pria asal Rusia tersebut memunculkan gestur tidak senonoh saat babak ketiga dan langsung mendapatkan respons negatif dari para penonton. Selain itu, Medvedev juga mendapat denda sebesar $9.000 atas kelakuannya tersebut.
baca juga: Greysia/Apriyani Optimistis Lolos ke Final Taiwan Terbuka 2019
Meskipun begitu, Medvedev bisa bernapas lega saat melakoni babak semifinal menghadapi Stan Wawrinka. Respons negatif dari penonton berubah menjadi tepuk tangan saat dirinya mampu menembus ajang final. (OL-3)
Kepastian ini muncul setelah nama Serena Williams tercatat dalam daftar pemulihan (reinstatements) International Tennis Integrity Agency (ITIA) pada Senin (9/2) waktu setempat.
Janice Tjen berhasil menundukkan petenis asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, dengan skor telak 6-0 dan 6-1 di putaran pertama Qatar TotalEnergies Open.
JANICE Tjen harus mengubah persiapan jelang laga pembuka WTA 1000 Qatar Terbuka 2026 setelah lawannya berganti menjadi Beatriz Haddad Maia.
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved