Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama mengaku akan lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi pasangan Tiongkok Li Jun Hui/Liu Yu Chen di babak dua Indonesia Terbuka 2019.
"Untuk babak dua nanti, harus lebih siap lagi. Kalau Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan itu biasa main panjang, berarti kita harus siap main pendek dan pelan-pelan dengan bola-bola halus," kata Ricky usai pertandingan babak pertama di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7).
Ricky/Angga dan Li/Liu tercatat sudah pernah bertemu sebanyak empat kali, yakni terhitung sejak Yonex Sunrise Indonesian Masters 2015.
Dari empat pertemuan tersebut, keduanya sama-sama pernah menang dua kali.
Baca juga: Kalahkan Duet Taiwan, Ricky/Angga ke Putaran Kedua
Sementara itu, dalam turnamen Blibli Indonesia Open 2019, Ricky/Angga mengaku tidak memasang target yang spesifik. Keduanya hanya ingin berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan hasil yang terbaik.
"Target di Indonesia Open ini tidak ada. Kami hanya ingin menunjukkan kemampuan kami semaksimal mungkin. Kami jalani saja pertandingan ini satu per satu, tidak perlu berpikir terlalu jauh," tutur Ricky.
Di babak pertama yang berlangsung pada Rabu (17/7), Ricky/Angga telah berhasil mengalahkan pasangan asal Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin dalam tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, dan 21-14.
Menurut Angga, kekalahannya pada gim kedua itu disebabkan karena keduanya masih beradaptasi dengan kondisi di lapangan, termasuk mengukur kecepatan shuttlecock dan membaca arah angin.
"Di awal-awal main, kami kaget, tapi kami terus berusaha memimpin. Lalu pada gim kedua, ternyata kondisi berbalik, dan kami masih beradaptasi. Tapi di gim terakhir, kami kembali mencoba untuk memimpin, dan kami bermain normal lagi," ungkap Angga. (OL-2)
Indonesia Terbuka level Super 1000 kini berdurasi 11 hari. PBSI sebut ini investasi strategis untuk prestise turnamen, peluang atlet, dan pengalaman sportainment bagi penonton.
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas di semifinal Indonesia Terbuka saat melawan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 18-21, 21-19, 21-23.
Adnan/Indah menyingkirkan unggulan pertama asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, di putaran pertama Indonesia Terbuka.
Gerakan cepat dalam latihan, seperti agility dengan shuttlecock, memicu rasa pusing hebat yang membuat Gregoria Mariska Tunjung khawatir akan kambuh mendadak.
Gregoria Mariska Tunjung telah absen dari sejumlah turnamen internasional sejak akhir Maret, termasuk batal memperkuat tim Indonesia di Piala Sudirman 2025.
Bagi Fajar Alfian, warna biru bukan sekadar perubahan visual semata, melainkan menyentuh sisi emosionalnya sebagai seorang pendukung Persib Bandung atau Bobotoh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved