Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Formula 1 Lewis Hamilton sudah berpikir pindah ke ajang balapan motor tertinggi dunia atau MotoGP. Tapi, menurutnya, itu bukan hal yang mudah dilakukan.
Sebelum ke Australia untuk mengarungi seri pertama Formula 1 2019, Hamillton diketahui menghabiskan waktu seharian di Qatar. Tujuannya tidak lain untuk menyaksikan ajang MotoGP.
Juara dunia lima kali itu juga sempat beberapa kali dikabarkan menjajal motor yang digunakan untuk balapan di MotoGP. Dan kali ini, dia pun mulai berpikir pindah haluan.
Baca juga: MotoGP Beri Manfaat untuk Pariwisata Indonesia
"Pindah ke roda dua? Saya pikir itu bakal sulit. Tapi tentu sebuah kehormatan jika itu terjadi. Balapan kontra Valentino Rossi adalah hal yang gila," kata Hamilton yang tergabung dengan tim Mercedes.
Terlepas daripada itu, Hamilton mengaku masih termotivasi memenangkan Formula 1 musim 2019. Itu dia dikatakan meskipun belum bisa menjadi yang tercepat saat tes musim dingin.
"Tantangan musim itulah yang membuat saya tetap hidup. Saya akan bekerja dengan tim, mencari penyebab kalah cepat dan melakukan pengembangan lebih jauh terhadap mobil. Saya malah suka tantangan ini," pungkas Hamilton. (Medcom/OL-2))
Aprilia berhasil menutup MotoGP musim lalu dengan catatan sejarah baru, yakni menempati peringkat kedua klasemen akhir konstruktor dengan raihan 418 poin.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Musim lalu, secara mengejutkan, Marco Bezzecchi berhasil mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan koleksi 353 poin.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved