Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tinggal selangkah lagi meraih gelar juara All England kedua kalinya.
Pada babak semifinal All England 2019 yang berlangsung di Birmingham, Inggris, semalam, Ahsan/Hendra, yang menjadi unggulan keenam, mengalahkan pasangan unggulan ketiga dari ‘Negeri Sakura’ Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan straight game 21-19 dan 21-16 dalam waktu 44 menit.
Pada gim pertama, Ahsan/Hendra, pemegang gelar All England 2014, harus bermain alot dan kejar-mengejar poin saat menghadapi pasangan Jepang yang tahun lalu meraih gelar Thailand Terbuka 2018 dan Malaysia Terbuka 2018.
Namun, akhirnya Ahsan/Hendra yang pernah meraih gelar juara dunia dua kali pada 2013 dan 2015 mampu menuntaskan gim pertama dengan skor 21-19.
Memasuki gim kedua, Ahsan/Hendra yang meraih medali emas Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, itu lebih mendominasi pertandingan. Akhirnya laga pun dituntaskan lebih mudah dengan skor 21-16.
Dengan kemenangan itu, Ahsan/Hendra telah mencatatkan tiga kali menang dan satu kali kalah atas Kamura/Sonoda dalam empat pertemuan.
Selama penampilan di Birmingham, Inggris, grafik penampilan Hendra/Ahsan memang terus menanjak. Dengan tren performa itu, mereka berpeluang mengulang sukses sebagaimana pada 2014.
Saat ditanya mengenai peluang meraih gelar di All England 2019, kedua pemain memilih merendah. “Kami enggak mau mikirin soal juara dulu. Di semifinal besok kan lawannya juga bagus. Kami mau lihat lawannya dulu,” kata Hendra.
Pada babak final yang berlangsung malam ini, Ahsan/Hendra akan bertemu pemenang antara pasangan Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Dari semifinal ganda campuran, Indonesia berharap kepada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang bertemu Zheng Siwei/Huang Yaqiong dari Tiongkok. Namun, hingga berita ini diturunkan belum diketahui hasilnya. (Des/R-3)
Catatan terbaik Indonesia di All England dibukukan oleh pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang mencapai babak semifinal.
Mereka menilai kekalahan tersebut menjadi pengalaman penting bagi mereka yang baru pertama kali tampil di turnamen Super 1000.
Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan pada All England 2026 dengan menembus babak semifinal.
Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, berhasil mengamankan tiket perempat final All England 2026 setelah memenangi laga derbi kontra rekan senegara
Pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berhasil melaju ke babak 16 besar All England 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan memastikan langkah ke babak 16 besar All EnglandĀ 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas wakil India Ayush Shetty pada babak 32 besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved