Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

7 Wilayah di Sulut dan Maluku Utara Siaga Tsunami usai Gempa Bitung M7,6

Andhika Prasetyo
02/4/2026 07:13
7 Wilayah di Sulut dan Maluku Utara Siaga Tsunami usai Gempa Bitung M7,6
Titik lokasi gempa Bitung(BMKG)

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menyatakan sedikitnya tujuh wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara berstatus siaga terhadap potensi tsunami pascagempa kuat di perairan Bitung.

Wilayah Siaga Tsunami

Untuk Provinsi Maluku Utara, daerah yang berpotensi siaga tsunami meliputi:

  • Ternate
  • Halmahera
  • Tidore

Sementara di Provinsi Sulawesi Utara, wilayah siaga mencakup:

  • Bitung
  • Minahasa bagian selatan
  • Minahasa Selatan bagian selatan
  • Minahasa Utara bagian selatan

Selain itu, terdapat wilayah dengan status waspada tsunami, di antaranya Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara bagian utara, serta Bolaang Mongondow bagian selatan.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Zulkifli.

Warga juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, serta memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali beraktivitas di dalamnya.

“Pastikan bangunan tempat tinggal aman dan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan,” katanya.

BMKG menegaskan agar masyarakat hanya mengandalkan informasi resmi dari kanal komunikasi yang telah terverifikasi untuk menghindari kesimpangsiuran informasi.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan sekitar Bitung pada Kamis pagi juga dirasakan kuat di Manado dan sejumlah wilayah lain di kawasan Sulawesi Utara serta Maluku Utara.

BMKG terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan pembaruan terkait potensi tsunami maupun dampak lanjutan dari gempa tersebut. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya