Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Dua Warga Manado Jadi Korban

Media Indonesia
02/4/2026 07:55
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Dua Warga Manado Jadi Korban
Ilustrasi.(Freepik)

GEMPA tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut) pada Kamis (2/4/2026) pagi, memakan korban jiwa. Basarnas Sulawesi Utara melaporkan dua warga di Kota Manado menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Juru Bicara Basarnas Sulawesi Utara, Nuriadin Gumeleng, mengonfirmasi bahwa guncangan hebat yang terasa hingga ke Manado menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.

"Satu korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan sudah dievakuasi ke rumah sakit. Sementara satu korban lain mengalami patah kaki karena melompat dari toko saat mencoba menyelamatkan diri," ujar Nuriadin di Manado, Kamis (2/4).

Hingga saat ini, tim Basarnas masih terus melakukan penyisiran dan mengumpulkan informasi terkait kemungkinan korban tambahan di wilayah terdampak lain.

Peringatan Dini Tsunami

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 06.48 Wita. Pusat gempa berada di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur dengan kedalaman 62 kilometer di bawah permukaan laut.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menyatakan bahwa pihaknya mengeluarkan peringatan dini tsunami. Setidaknya terdapat tujuh daerah di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara yang kini berstatus Siaga Tsunami.

Data Gempa Sulut-Malut:
  • Waktu: Kamis, 2 April 2026, pukul 06.48 WITA
  • Magnitudo: 7,6
  • Lokasi: Perairan Bitung - Maluku Utara
  • Kedalaman: 62 Km
  • Status: Peringatan Dini Tsunami (Siaga)

Masyarakat di wilayah pesisir yang masuk dalam daftar siaga diminta untuk segera menjauh dari pantai dan mengikuti arahan dari petugas BPBD maupun Basarnas setempat. BMKG terus melakukan pemutakhiran data terkait potensi gelombang tsunami dan aktivitas gempa susulan.

Kondisi di Kota Manado dilaporkan sempat mengalami kepanikan saat guncangan terjadi, mengingat besarnya magnitudo gempa yang dirasakan oleh warga yang baru memulai aktivitas pagi hari. (Ant/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya