Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 Berhasil Tekan Kecelakaan dan Jumlah Korban Meninggal Turun hingga 89%

Reza Sunarya
29/3/2026 22:28
Operasi Ketupat Lodaya 2026 Berhasil Tekan Kecelakaan dan Jumlah  Korban Meninggal Turun hingga 89%
Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, saat meninjau Rest Area 62 Tol Jakarta Cikampek, Minggu, (29/3).(MI/REZA SUNARYA)

DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah Korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga menurun hingga 89 Persen.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono menyebutkan, penurunan angka kecelakaan hingga 76%. "Berdasarkan data statistik kepolisian, jumlah kejadian kecelakaan di wilayah hukum Polda Jabar pada tahun 2026 menurun tajam sebesar 76%. Tercatat hanya ada 93 kejadian, jauh berkurang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 383 kejadian,"kata Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Saat Meninjau Rest Area 62 Tol Jakarta Cikampek, Minggu, (29/3).

Dirlantas juga menyebutkan, korban meninggal dunia turun sebesar 89%, dari 121 orang pada tahun lalu menjadi 13 orang pada tahun ini. Penurunan serupa juga terjadi pada kategori luka berat (turun 46%) dan luka ringan (turun 73%).

"Alhamdulillah, atas partisipasi seluruh masyarakat yang mau mengikuti aturan dan arahan petugas di lapangan," ungkap Kombes Pol. Raydian Kokrosono.

Sementara, situasi arus balik di jalur tol dan arteri hingga Minggu malam (29/3), pantauan arus balik menunjukkan tren kepadatan yang mulai melandai. Data traffic counting dari arah Jawa Tengah menunjukkan penurunan intensitas kendaraan di bawah 2.500 unit per jam. Meski demikian, rekayasa lalu lintas seperti one way dari Jawa Tengah menuju Jakarta tetap diberlakukan secara situasional.

Di jalur arteri, khususnya wilayah Cirebon, sempat terjadi perlambatan akibat imbas sistem one way di tol dan adanya aktivitas masyarakat lokal. Namun, petugas memastikan tidak ada kemacetan total karena penyiagaan personel di titik-titik rawan seperti Simpang Buntet.

Dirlantas menekankan pentingnya penggunaan fasilitas Rest Area. Berdasarkan pantauan aplikasi Jasa Marga, kapasitas parkir di jalur A dan B masih mencukupi untuk menampung pemudik yang ingin beristirahat.

"Kami berpesan kepada masyarakat, tolong manfaatkan rest area. Jangan paksakan mengemudi saat lelah. Jika rest area penuh, kami akan kawal dan atur di bahu jalan demi kemanusiaan, agar masyarakat tetap aman," ujarnya.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus menarik arus kendaraan secara maksimal guna memastikan roda tetap berputar dan masyarakat dapat kembali ke Jakarta dengan lancar, sejalan dengan tagline "Mudik Aman, Keluarga Bahagia."(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya