Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Puncak Arus Balik Diprediksi 28-29 Maret, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Rahmatul Fajri
28/3/2026 15:05
Puncak Arus Balik Diprediksi 28-29 Maret, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono (kedua dari kiri)(Dok Jasa Marga)

JASA Marga memprediksi gelombang arus balik Idulfitri 1447H masih akan meningkat hingga akhir pekan ini, 28-29 Maret 2026. Hingga Jumat (27/3), tercatat sebanyak 2,36 juta kendaraan atau sekitar 69,45% dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengingatkan bahwa tingginya volume kendaraan di akhir pekan ini akan berdampak langsung pada kepadatan di sejumlah titik, terutama di area istirahat (rest area) sepanjang Tol Trans Jawa arah Jakarta.

"Potensi peningkatan arus balik masih diperkirakan terjadi pada periode akhir pekan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan yang terdampak kepadatan di sejumlah titik jalan tol,” ujar Rivan dalam konferensi pers di Command Center KM 29 PJR Korlantas Polri, Jumat (27/3).

Jasa Marga mengidentifikasi sejumlah rest area yang berpotensi mengalami kepadatan tinggi, di antaranya KM 229B dan KM 208B di Ruas Palikanci, serta KM 164B di Ruas Cipali. Sebagai solusi, pemudik diimbau memanfaatkan rest area alternatif yang lebih longgar.

“Pengguna jalan dapat memanfaatkan rest area sebelum titik padat, seperti di KM 360B dan KM 380B Ruas Batang–Semarang, atau setelahnya di KM 130B Ruas Cipali. Jika rest area di tol penuh, jangan memaksakan masuk. Pengguna jalan bisa keluar sementara ke jalur arteri untuk beristirahat dan masuk kembali ke tol tanpa tambahan tarif,” jelas Rivan.

Selain itu, atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga akan memberlakukan skema buka-tutup di rest area KM 62B dan penutupan sementara secara situasional di KM 52B Ruas Jakarta–Cikampek untuk mengurai antrean kendaraan.

Fungsional Japek II Selatan dan Aplikasi Travoy

Untuk mendistribusikan lalu lintas dari arah Bandung, Jasa Marga juga telah membuka secara fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan). Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban kepadatan yang biasanya terjadi di pertemuan arus KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Rivan juga menekankan pentingnya penggunaan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan. Melalui aplikasi ini, pemudik bisa memantau kondisi lalu lintas secara real-time, mengecek kapasitas rest area, hingga ketersediaan SPBU dan SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik). Lebih lanjut, Rivan mengingatkan masyarakat yang melintasi jalur rekayasa one way untuk tetap disiplin. Ia menegaskan bahwa lajur kanan dan bahu jalan pada jalur one way tidak diperuntukkan untuk mendahului.

“Tetap gunakan lajur kiri jika ingin bergerak lambat. Pastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan prima, serta kecukupan saldo uang elektronik agar tidak menghambat perjalanan di gerbang tol,” pungkasnya. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya