Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Puncak Arus Mudik Lebaran di Bandara Juanda Diprediksi Tembus 50 Ribu Penumpang pada 18 Maret

Hery Susetyo
13/3/2026 21:10
Puncak Arus Mudik Lebaran di Bandara Juanda Diprediksi Tembus 50 Ribu Penumpang pada 18 Maret
Ilustrasi(MI/Heri Susetyo)

MANAJEMEN Bandara Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mulai memetakan pergerakan penumpang menjelang musim mudik Lebaran tahun ini. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-3 Lebaran tepatnya pada 18 Maret, dengan estimasi 50.888 penumpang.

Sementara itu arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada H+7 atau tanggal 29 Maret. Jumlah penumpang pada H+7 itu diperkirakan menyentuh angka 51.461 orang.

“Kami berharap apa yang kami prediksikan dapat tercapai dan pelayanan tetap berjalan optimal,” kata General Manager Bandara Juanda Muhammad Tohir, Jumat (13/3).

Tohir menjelaskan, volume penumpang secara keseluruhan pada periode libur Lebaran kali ini hanya naik tipis dibandingkan tahun lalu. Yaitu diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 0,14% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Kenaikan ini dipicu oleh beberapa faktor pendukung, di antaranya durasi libur yang panjang serta adanya rangkaian libur Lebaran yang didahului oleh hari raya Nyepi. Kebijakan pemerintah terkait Program Work From Anywhere (WFA) yang memfasilitasi mobilitas masyarakat lebih awal juga menjadi penyebab. Masyarakat pun tidak hanya memanfaatkan waktu untuk pulang kampung, tetapi juga untuk berlibur.

Mengingat tingginya angka pergerakan orang, pihak bandara telah mengantisipasi kepadatan di area terminal. Tohir optimistis bahwa dengan persiapan yang matang, lonjakan penumpang dapat terakomodasi dengan baik.

"Mengingat libur Lebaran kali ini cukup panjang, banyak masyarakat menggunakan momen ini baik untuk mudik maupun berlibur," kata Tohir. 

Menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Bandara Internasional Juanda juga resmi mengoperasikan Posko Angkutan Udara di lobby Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2), Jumat (13/03). Posko tersebut didirikan guna membantu petugas bandara dalam memantau arus mudik dan balik pada momentum libur lebaran yang dimulai dari tanggal 13 -30 Maret 2026. 

“Mulai hari ini posko baik di T1 maupun T2 sudah resmi kami buka dan operasionalkan beserta dengan petugasnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya posko ini merupakan agenda wajib dan rutin dilakukan setiap menghadapi libur panjang lebaran. Posko ini diharapkan dapat mengendalikan dan menciptakan penyelenggaraan angkutan udara yang selamat, aman, nyaman, tertib, lancar dan teratur serta tetap memenuhi persyaratan dalam prosedur keselamatan penerbangan sekaligus berfungsi sebagai pusat informasi dan data sekaligus area pelayanan penumpang,” ujar Tohir. (HS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya