Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

BI Solo Sediakan Layanan Penukaran Uang Baru Rp4,59 Triliun untuk Ramadan dan Idul Fitri 2026

Widjajadi
14/2/2026 11:50
BI Solo Sediakan Layanan Penukaran Uang Baru Rp4,59 Triliun untuk Ramadan dan Idul Fitri 2026
Poster info penukaran uang BI Solo menjelang Lebaran 2026.(Dok. BI Solo)

BANK Indonesia Solo sediakan uang baru untuk menyambut Lebaran 2026 sebanyak Rp4,59 triliun, yang layanan pelaksanaan penukaran uang untuk masyarakat, akan dimulai 23 Februari-13 Maret 2026.

Uang Layak Edar (ULE) atau uang baru yang dipersiapkan BI Solo untuk masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 2026 itu adalah sebanyak Rp 4,59 triliun," kata Kepala Perwakilan BI Solo, Dwianto Cahyo Sumirat dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat petang ( 13/2/2026)

BI Solo untuk layanan penukaran uang baru itu, bekerja sama dengan perbankan/mitra lainnya di 60 titik penukaran. Masyarakat bisa menukar  di loket-loket bank umum dan atau lokasi-lokasi strategis, mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026.

Sebanyak 60 titik penukaran itu tersebar Solo Raya, yang meliputi Kota Solo, dan enam kabupaten yakni Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen dan Klaten. Untuk mempermudah jadwal penukaran, masyarakat bisa meluhat melalui kanal media sosial KPw BI Solo.

"Jadi untuk penukaran uang baru, masyarakat harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web, yaitu PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) melalui laman https://pintar.bi.go.id, mulai 13 Februari," imbuh pejabat BI yang akrab disapa Pak Anto itu.

Pemesanan lewat aplikasi PINTAR itu bisa mengurangi antrian atau kepadatan di lokasi penukaran, sehingga masyarakat merasa nyaman dan lebih efisien. Jumlah uang layak edar atau uang baru untuk kebutuhan ramadhan dan idul fitri tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. 

"Peningkatan itu sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang menguat," imbuh Dwianto.

Peningkatan jumlah uang baru atau ULE, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di 2026.Bank Indonesia menghimbau masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-FAST dan QRIS. (H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya