Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Detik-Detik Retakan Tanah Longsor Saat Menteri PU Tinjau Lubang Raksasa di Aceh Tengah

Fajri Fatmawati
06/2/2026 17:02
Detik-Detik Retakan Tanah Longsor Saat Menteri PU Tinjau Lubang Raksasa di Aceh Tengah
Tanah Longsor di Aceh Tengah.(MGN)

DETIK-detik rekaman video drone yang menangkap momen peristiwa retakan tanah yang longsor pada lubang raksasa diwilayah Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, saat Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi tersebut, guna memastikan penanganan darurat dilakukan secara cepat dan komprehensif. 

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI melalui Sekretaris Kabinet agar penanganan di wilayah tersebut menjadi prioritas nasional. Dody mengatakan, Kementerian PU telah menyiapkan 34 item pekerjaan teknis untuk menangani kondisi geologi yang belum stabil. Pekerjaan tersebut meliputi grouting, penguatan struktur tanah, serta penanganan aliran sungai di sekitar lokasi longsor. 

“Saya minta pekerjaan fisiknya langsung dilakukan. Ini tidak bisa ditunda,” kata Dody, Jumat (6/2).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng. Selain itu, aliran Sungai Peusangan terindikasi menyusup ke area jalan melalui gua alami yang berada di sekitar lokasi. 

“Gua itu basah, artinya ada air yang masuk. Itu yang akan kita tutup dan kendalikan,” ujar Dody.

Untuk mencegah longsor meluas, Kementerian PU akan membangun penahan aliran sungai, melakukan grouting di antara gua dan badan jalan, serta memperkuat struktur tanah di beberapa titik kritis. Dody berharap langkah tersebut dapat menyelamatkan jalur jalan utama yang tersisa sekitar 80 meter agar tidak runtuh. 

“Harapannya tidak melebar lagi. Kalau ini sampai longsor, dampaknya bisa ke inflasi karena di sini ada perkebunan cabai,” ucap Dody.

Terkait waktu pengerjaan, Dody menegaskan penanganan harus dimulai secepat mungkin tanpa menunggu tahun anggaran berikutnya. “Kalau bisa dikerjakan kemarin, ya dikerjakan kemarin. Kita perlu sedikit data tambahan, tapi pekerjaan fisik harus jalan sekarang,” tegasnya.

Selain penanganan longsor, Menteri PU juga menyoroti kondisi jalan dan jembatan di wilayah tengah Aceh. Ia menyebut sejumlah jembatan Bailey yang saat ini digunakan perlu segera diganti dengan jembatan permanen karena volume lalu lintas yang terus meningkat. 

“Kalau trafik makin tinggi, struktur jembatan darurat bisa jadi masalah,” jelas Dody.

Dalam kesempatan tersebut, Dody menambahkan bahwa seluruh pekerjaan penanganan bencana di Aceh akan melibatkan masyarakat terdampak melalui program padat karya. Kebijakan ini, menurutnya, telah diinstruksikan sejak pertengahan Desember lalu. 

“Masyarakat yang kehilangan mata pencaharian sementara bisa ikut bekerja dan mendapatkan upah harian. Ini bagian dari pemulihan,” pungkas Dody. (MGN/P-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya