Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Rudi Darmoko menegaskan komitmen kepolisian daerah dalam menangani kasus perlindungan anak secara serius dengan pendekatan kemanusiaan. Penegasan itu disampaikan kepada wartawan seusai acara syukuran Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO) Polda NTT, Rabu (4/2).
Kapolda menyampaikan, jajarannya bergerak cepat menindaklanjuti kasus meninggalnya YBR (10), siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon cengkih. Peristiwa tersebut menyedot perhatian publik hingga tingkat nasional.
“Saya sudah memerintahkan Kapolres Ngada hari ini juga langsung ke rumah duka untuk memberikan bantuan, baik bantuan material maupun pendampingan mental kepada keluarga korban,” ujar Irjen Rudi Darmoko.
Ia menambahkan, tim psikologi Polri telah diturunkan untuk memberikan pendampingan psikologis kepada keluarga korban sebagai bagian dari upaya pemulihan trauma pascakejadian tragis tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan olah tempat kejadian perkara, Kapolda menjelaskan bahwa motif sementara diduga berkaitan dengan faktor ekonomi keluarga. Korban disebut sempat meminta dibelikan buku dan perlengkapan sekolah kepada ibunya, namun keterbatasan ekonomi membuat permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi.
Menurut Kapolda, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dilihat semata dari aspek hukum.
“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan dan kesehatan mental,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, Polda NTT berencana segera meresmikan Rumah Bahagia yang berada di lingkungan Ditres PPA-PPO. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pendampingan korban dengan melibatkan polisi wanita bersertifikasi, Bhayangkari, serta mitra lembaga terkait untuk mendukung proses trauma healing.
Kapolda berharap kehadiran Ditres PPA-PPO dan Rumah Bahagia dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Nusa Tenggara Timur. (E-3)
Seorang anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) memilih mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pena untuk perlengkapan sekolah.
Seorang anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) memilih mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pena untuk perlengkapan sekolah.
SATUAN Reserse Kriminal Polres Garut tengah melakukan penyelidikan kematian seorang siswa kelas X di SMA yang berinisial PN, 16, di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang diduga korban perundungan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved