Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Update Kebakaran Pabrik Swallow Medan: Api Padam, Masuk Tahap Pendinginan

Media Indonesia
28/1/2026 09:14
Update Kebakaran Pabrik Swallow Medan: Api Padam, Masuk Tahap Pendinginan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

UPAYA pemadaman kebakaran hebat yang melanda pabrik sandal Swallow (PT Garuda Mas Perkasa) di Jalan Yos Sudarso Km 6,5, Medan Deli, akhirnya membuahkan hasil. Hingga Rabu siang (28/1/2026), kobaran api besar yang melahap bangunan sejak Selasa malam telah berhasil dikuasai, dan kini petugas Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan tengah fokus melakukan proses pendinginan (cooling down).

Pantauan di lokasi kejadian, asap putih tebal masih mengepul dari sisa-sisa reruntuhan gudang bahan baku. Puluhan petugas damkar masih terus menyemprotkan air ke titik-titik yang berpotensi menyisakan bara api di bawah tumpukan material karet yang meleleh. Hal ini dilakukan untuk mencegah api menyala kembali (re-ignition) mengingat cuaca Kota Medan yang cukup terik siang ini.

Waspada Runtuhan Tembok

Kepala Dinas DP2K Kota Medan mengimbau warga dan awak media untuk tidak mendekat ke area ring satu. Struktur bangunan pabrik yang terbakar habis dikhawatirkan rapuh dan berpotensi runtuh sewaktu-waktu.

"Kondisi tembok sisi kiri dan kanan sudah sangat labil akibat paparan panas ekstrem lebih dari 10 jam. Kami minta warga menjauh demi keselamatan," tegas petugas di lapangan.

Lalu Lintas Mulai Terurai

Arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso yang sempat lumpuh total pada Selasa malam hingga Rabu pagi, kini mulai berangsur normal. Meski demikian, kepadatan masih terjadi karena satu lajur jalan masih digunakan untuk parkir armada pemadam kebakaran dan truk tangki penyuplai air.

Petugas Satlantas Polres Pelabuhan Belawan tampak sibuk mengatur arus kendaraan dari arah Medan menuju Belawan maupun sebaliknya untuk mengurai kemacetan panjang yang sempat mengular hingga 3 kilometer.

Tim Labfor Siap Turun

Terkait penyebab kebakaran, Kapolres Pelabuhan Belawan menyatakan bahwa Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatra Utara telah disiagakan. Namun, olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) baru bisa dilakukan setelah area dinyatakan benar-benar aman dan suhu ruangan turun.

"Garis polisi (police line) sudah kami pasang di perimeter luar. Fokus utama sekarang adalah memastikan api benar-benar mati total. Setelah itu, Tim Labfor akan masuk untuk mencari titik awal api guna memastikan apakah ini murni korsleting listrik atau ada faktor kelalaian," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT Garuda Mas Perkasa belum memberikan keterangan resmi terkait nasib ratusan karyawan pasca-insiden ini, maupun total kerugian yang ditaksir mencapai puluhan miliar Rupiah.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya