Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kerugian Kebakaran Pabrik Swallow Medan: 90% Bangunan Ludes, Produksi Lumpuh Total

Media Indonesia
28/1/2026 09:36
Kerugian Kebakaran Pabrik Swallow Medan: 90% Bangunan Ludes, Produksi Lumpuh Total
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEBAKARAN dahsyat yang meluluhlantakkan pabrik sandal Swallow (PT Garuda Mas Perkasa) di Jalan Yos Sudarso Km 6,5, Medan Deli, menyisakan kerugian materiil yang sangat besar. Berdasarkan pendataan awal hingga Rabu siang (28/1/2026), diperkirakan 90 persen bangunan pabrik beserta aset vital di dalamnya ludes dilalap si jago merah.

Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ahmad Untung Lubis, mengungkapkan bahwa tingkat kerusakan masuk dalam kategori berat. "Hampir seluruh area produksi dan gudang penyimpanan rata dengan tanah. Struktur bangunan rusak parah akibat paparan suhu tinggi lebih dari 8 jam," jelasnya.

Mesin dan Stok Gudang Hancur

Kerugian terbesar bukan hanya pada fisik bangunan, melainkan pada aset produksi. Puluhan mesin cetak sandal (moulding) yang bernilai tinggi dilaporkan hangus tak tersisa. Selain itu, gudang logistik yang berisi tonjolan bahan baku karet mentah serta ribuan kodi sandal siap edar juga berubah menjadi abu.

Manajemen PT Garuda Mas Perkasa belum merilis angka resmi total kerugian, namun estimasi sementara menembus angka miliaran Rupiah mengingat skala kerusakan yang masif dan terhentinya total operasional pabrik.

Nasib Karyawan dan Operasional

Dampak ikutan dari insiden ini adalah lumpuhnya aktivitas produksi. Ratusan karyawan yang menggantungkan hidup dari pabrik ini terancam diliburkan sementara waktu hingga proses pemulihan atau relokasi dilakukan. Saat kejadian pada Selasa malam (27/1), operasional sedang dalam masa pergantian sif (shift), sehingga banyak mesin yang sedang dalam kondisi standby namun tetap ikut terbakar.

Fokus Investigasi Labfor

Kapolres Pelabuhan Belawan menegaskan bahwa garis polisi telah terpasang mengelilingi perimeter pabrik. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumut dijadwalkan masuk ke lokasi "Ruang Obat" (gudang kimia) yang diduga menjadi titik awal api guna memastikan penyebab kebakaran, apakah murni teknis atau ada unsur kelalaian yang memperparah kerugian.

"Kami fokus pengamanan aset yang tersisa agar tidak ada penjarahan, sembari menunggu hasil olah TKP untuk keperluan asuransi dan penyidikan," ujar petugas kepolisian di lokasi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya