Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOLABORASI lintas BUMN dan pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir yang melanda Aceh. Karenanya, 152 keluarga yang menempati hunian sementara (huntara) memperoleh bantuan BUMN perkebunan.
Bantuan yang disalurkan meliputi 600 paket sembako, 600 rice cooker, dan 600 lemari plastik sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Itu dilakukan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III bersama Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri, IKAFEB USU, dan FHCI pada Senin (20/1).
"PTPN III berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan bisnis, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang berkelanjutan. Sinergi seperti ini kami yakini mampu memberikan dampak nyata bagi pemulihan kehidupan warga Huntara," ujar Direktur SDM dan Umum Endang Suraningsih dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1).
Managing Director Human Capital Danantara Asset Management, Agus Dwi Handaya, menekankan bahwa kegiatan sosial harus berorientasi pada dampak. "Kegiatan ini jangan dilihat dari sisi seremonialnya, melainkan dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat," ujarnya.
Pemerintah Daerah Aceh Tamiang memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas institusi tersebut. Camat Karang Baru, Fakhrurrazi Syamsuyar, menyampaikan bahwa bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Huntara dan mendukung proses pemulihan sosial ekonomi warga. (MTVN/I-2)
PT Perkebunan Nusantara III sebagai Holding Perkebunan Nusantara Group menjalin kolaborasi strategis dengan PT Hotel Indonesia Natour (HIN). K
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada November 2025 lalu mengubah semuanya. Rumah yang telah puluhan tahun menjadi tempat berkumpul keluarga hanyut,
Situasi bencana tidak hanya menghadirkan krisis kemanusiaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko jangka panjang terhadap kesehatan anak.
Psikolog klinis Anna Aulia mengungkap mengapa warga desa lebih cepat bangkit pascabencana banjir dibanding warga kota. Simak analisis daya tahan psikologisnya.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved