Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH pencarian intensif di medan yang berat, satu jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 PK-THT di Pegunungan Bulusaraung, akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan helikopter, Rabu (24/1). Evakuasi dilakukan dengan teknik hoist (pengangkatan dengan tali) di lokasi terjal Desa Lampesso, Maros, Sulsel.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim Basarnas menggunakan helikopter Dauphin AS 365 N3+ registrasi HR-3601.
Berdasarkan laporan operasi, helikopter lepas landas (Take Off) dari Makassar (MKS) pukul 07.49 WITA dan tiba di titik SAS (Search and Area Spot) di Lampesso pukul 07.59 WITA. Dengan memanfaatkan cuaca yang mendukung, jenazah laki-laki, korban yang pertama kali ditemukan (disebut Paket 1) kemudian dievakuasi menggunakan teknik hoist.
"Alhamdulillah, cuaca hari ini mendukung untuk dilakukan evakuasi," ujar Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Basarnas Kota Makassar.
Setelah jenazah berhasil diangkat ke dalam helikopter, tim langsung meneruskan penerbangan menuju Lanud (Pangkalan Udara). Helikopter mendarat dengan aman pukul 08.18 WITA. Jenazah kemudian langsung diserahkan kepada Tim DVI untuk proses lebih lanjut.
Hingga hari kelima pencarian ini, baru dua jenazah yang ditemukan, setelah jenazah perempuan (temuan/paket 2) diserahkan Selasa (20/1) malam.
Meski dua jenazah telah berhasil dievakuasi, operasi SAR tetap berlanjut dengan fokus utama di area yang telah ditentukan sesuai rencana operasi (renom). Andi Sultan menyatakan bahwa tim gabungan akan melanjutkan pencarian di sekitar Lampesso.
Untuk memperluas jangkauan, dilakukan pula penambahan dan rotasi personel. "Untuk saat ini, sampai saat ini penambahan terus dilakukan. Penambahan personil, ada juga yang di-rolling untuk dilakukan pencarian," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa tim akan melakukan penyisiran ulang di area-area yang sebelumnya memiliki visibilitas nol atau tertutup kabut tebal.
"Ya, kami akan melakukan penyisiran seperti yang kemarin, rolling untuk visibility nol. Dan hari ini kita tetap melakukan penyisiran di tempat tersebut yang kami curigai," pungkas Andi Sultan.
Sebelumnya Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebutkan agar bisa dilakukan evakuasi, pihak SAR meminta bantuan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan modifikasi cuaca (MC), agar bisa memanfaatkan celah waktu untuk evakuasi.
Diketahui Pesawat ATR 42-500 PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (19/1) dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, yang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk keperluan patroli udara. (H-2)
Adapun operasi SAR yang menjadi perhatian masyarakat antara lain kecelakaan pesawat pada 3 Agustus 2025 terhadap pesawat latih PK-S126 yang jatuh di Desa Benteng, Ciampea.
Penumpang dan awak pesawat Smart Air rute Nabire-Kaimana dipastikan selamat setelah pesawat melakukan pendaratan darurat di kawasan pantai dekat Bandara Nabire.
Ia mengatakan dua korban diduga tertimbun longsor saat bekerja di area pertanian/perkebunan dan jauh dari pemukiman penduduk.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas, akan mengevaluasi kelanjutan operasi pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500
Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Moh Syafi'i mengungkapkan tim SAR gabungan melakukan evakuasi dua kantong berisi bagian tubuh korban kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500.
Presiden Prabowo Subianto menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono usai sang menteri pingsan.
Sosok Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang gugur dalam kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikenang rekan-rekannya sebagai figur senior.
Prosesi penyerahan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang telah diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) ini berlangsung penuh dengan gejolak emosi.
Sebanyak 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan. Tiga di antaranya telah berhasil dipulangkan kepada keluarga dan seluruh korban dipastikan akan dapat asiramsi.
Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK THT di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, resmi ditutup pada Jumat (23/1) malam.
TIM SAR gabungan berhasil menyelesaikan tahap evakuasi dengan membawa tujuh kantong jenazah korban pesawat ATR 42-500 terakhir menggunakan helikopter
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved