Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengimbau seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di lima wilayah yang diminta berstatus siaga, yakni Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, dan Timor Tengah Selatan (TTS).
“Kami mohon perhatian dan kewaspadaan bersama dalam menghadapi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan di seluruh wilayah NTT, terutama di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, dan TTS,” kata Sti Nenot'ek, Senin (19/1).
Ia menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S yang terpantau berada di Benua Australia bagian utara, dekat Kota Darwin, dan bergerak ke arah barat menuju wilayah Laut Timor. Pergerakan sistem ini membentuk daerah belokan, perlambatan, serta pertemuan angin di wilayah NTT.
“Saat ini kecepatan angin terpantau mencapai sekitar 25 knot per jam yang bertiup dari arah barat, dan kondisi ini berpotensi meningkatkan gelombang laut serta memperkuat pembentukan awan hujan di wilayah NTT,” ujar Sti Nenot'ek.
Menurutnya, kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya gelombang atmosfer Equatorial Rossby, Kelvin, dan Madden Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang.
BMKG memprakirakan dampak cuaca ekstrem berpotensi berlangsung hingga 21 Januari 2026. Bahkan, pada 20 hingga 21 Januari, potensi angin kencang diperkirakan dapat meluas dan dirasakan di hampir seluruh wilayah NTT.
Sti Nenot'ek menegaskan, meskipun dalam 24 jam ke depan Bibit Siklon Tropis 97S masih memiliki potensi rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis, dalam beberapa hari ke depan sistem ini berpeluang meningkat sehingga dampak tidak langsungnya perlu diantisipasi secara serius.
Ia meminta pemerintah daerah dan masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor, agar segera melakukan langkah antisipasi dini.
“Informasi ini perlu disampaikan kepada masyarakat setempat agar dapat diambil langkah-langkah preventif, termasuk evakuasi ke tempat yang lebih aman bila diperlukan, sehingga tidak terjadi kerugian material maupun korban jiwa,” tegasnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan aplikasi INFO BMKG serta tetap waspada selama periode cuaca ekstrem berlangsung.(H-2
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
Prakiraan Cuaca Jawa tengah hari ini 19 maret 2026, waspada hujan di sejumlah wilayah jawa tengah
Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan.
Wilayah Batam yang merupakan daerah kepulauan dengan mobilitas laut yang tinggi membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Masyarakat diharapkan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat muncul secara tiba-tiba akibat kombinasi dinamika atmosfer ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved