Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

DPR Minta Penanganan Cepat atas Hilangnya Pesawat ATR 42-500

Akmal Fauzi
19/1/2026 04:57
DPR Minta Penanganan Cepat atas Hilangnya Pesawat ATR 42-500
Ilustrasi(Antara)

ANGGOTA Komisi V DPR RI, Ahmad Safei, menyampaikan keprihatinan mendalam atas hilangnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.

Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian serta evakuasi secara maksimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia demi keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Sebagai mitra kerja Kementerian Perhubungan, ia menegaskan Komisi V DPR RI akan mengawal secara langsung proses penanganan insiden tersebut, termasuk memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal.

“Keselamatan penerbangan harus menjadi prioritas utama. Peristiwa ini perlu ditangani dengan cepat, terbuka, dan bertanggung jawab,” kata Ahmad Safei dalam keterangan yang diterima, Minggu (18/1).

Selain itu, legislator Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara,  juga mendorong penelusuran penyebab kejadian dilakukan secara menyeluruh agar dapat menjadi bahan evaluasi dalam memperkuat sistem keselamatan penerbangan nasional, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis yang tinggi.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah pegunungan Bulusaraung, kawasan perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, saat hendak mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Sabtu (17/1).

Pesawat tersebut ditumpangi 10 orang, terdiri atas tujuh kru pesawat dan tiga penumpang. Tiga penumpang diketahui merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan dengan pangkat Penata Muda Tingkat I dan jabatan Analis Kapal Pengawas; Deden Mulyana dengan pangkat Penata Muda Tingkat I dan jabatan Pengelola Barang Milik Negara; serta Yoga Naufal yang menjabat sebagai Operator Foto Udara.

Sementara itu, tujuh kru pesawat tercatat sebagai persons on board (POB), dengan pilot Captain Andi Dahananto. (P-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik