Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Lamongan Turut Berkontribusi Swasembada Pangan Nasional

M Ahmad Yakub
07/1/2026 19:11
Lamongan Turut Berkontribusi Swasembada Pangan Nasional
Wabup Dirham bersama gapoktan merayakan syukuran pengemuman swasembada pangan.(MI/M Yakub)

KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan. Pemkab bertekad memaksimalkan potensi tanaman pangan agar tetap mampu berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, saat mengikuti tasyakuran Gabungan Kelompok Tani bersamaan menyaksikan Zoom panen raya dan pengumuman swasembada beras yang disampaikan Presiden Prabowo dari Ruang Command Center Pemkab Lamongan, Rabu (7/1). 

"Kerja keras seluruh petani di Lamongan berhasil dalam mewujudkan swasembada pangan. Semoga capaian ini menjadi acuan semangat untuk memaksimalkan potensi pertanian di Kabupaten Lamongan," tutur Mas Dirham sapaan akrabnya.

Menurut Dirham, Pemkab Lamongan bersama sejumlah pihak melakukan berbagai upaya untuk terus meningkatkan produktivitas padi. Di antaranya, dengan gencar menyediakan bibit berkualitas, pembangunan perbaikan atau rehabilitasi jaringan irigasi baik primer, sekunder, dan tersier embung.

Termasuk menyiapkan sumur dalam maupun dangkal, sebagai upaya optimalisasi potensi lahan sawah dan bukan sawah untuk ditanami padi (wilayah rawa, lahan bera, dan perhutanan sosial). 

Selain itu, juga penyediaan pompa, pendampingan melalui sekolah lapang baik SL GAP, SL PHT dalam rangka agar budi daya padi bisa dikawal sampai panen dengan hasil yang baik.

Disisi lain, juga dilakukan dengan penyusunan jadwal tanam disetiap kecamatan, monitoring lapangan harian, hingga identifikasi ketersediaan benih, pupuk, dan alsintan. Bahkan Pemkab Lamongan sudah mencanangkan penggunaan dana desa minimal 20% untuk pertanian. 

"Rencananya akan kami gunakan untuk pelaksanaan sekolah lapang. Yang mana tujuannya agar kemampuan petani lebih maksimal dalam mengelola dan mengatasi masalah pertanian," tandasnya. 

Kerja keras tersebut kemudian diwujudkan dengab terapainya Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Lamongan berhasil lampaui target Nasional. Hingha 31 Desember 2025, capaian LTT Lamongan adalah 193.786 hektare atau 100,73%.

Keberhasilan ini merupakan wujud keseriusan Kabupaten Lamongan dalam mengelola potensi pertanian. Meskipun diberikan target Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar dari nasional adalah 192.373 hektare. Dengan luas baku sawah di Lamongan hanya 96,095,5 hektar.e

Tercatat pada 2025, produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 904,928 ton GKG. Sedangkan lahan panennya tercatat 175.832 hektare dengan produktivitas 7,33 ton. Sehingga produksi sampai dengan 13 November 2025 adalah 1.285.000 ton. (YK/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik