Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN siswa sekolah dasar di Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, memulai hari pertama sekolah dengan belajar di tenda darurat. Aktivitas belajar terpaksa dipindahkan karena bangunan sekolah rusak berat akibat banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025.
Kondisi tersebut seperti yang dialami siswa SD Negeri 100714 Garoga. Sekolah mereka rata dengan tanah setelah diterjang arus banjir bandang, sehingga tidak dapat lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pada hari pertama masuk sekolah usai libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026, para siswa mengikuti pelajaran di bawah tenda bantuan yang didirikan di sekitar lokasi sekolah.
Tenda darurat menjadi satu-satunya ruang belajar sementara. Meja dan kursi seadanya disusun di atas tanah yang masih lembap. Proses belajar berlangsung dengan keterbatasan fasilitas dan perlengkapan sekolah. Para guru tetap hadir mendampingi siswa agar kegiatan belajar tidak terhenti.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Efrida Yanti Pakpahan mengatakan, pemerintah daerah memastikan layanan pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.
"Kita menyiapkan tenda belajar dan mengerahkan guru agar anak-anak tetap bisa mengikuti pembelajaran," ungkapnya, Senin (5/1).
Menurut dia, SD Negeri 100714 Garoga bukan satu-satunya sekolah yang terdampak. Sejumlah sekolah dasar lain di wilayah Garoga dan kecamatan sekitar juga mengalami kerusakan akibat banjir bandang. Sebagian sekolah rusak berat, sementara lainnya tidak dapat digunakan karena akses jalan terputus.
Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan mencatat ratusan siswa terdampak langsung bencana tersebut. Pemerintah daerah kini melakukan pendataan tingkat kerusakan sekolah dan kebutuhan sarana belajar darurat. Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah serta instansi terkait.
Selain tenda darurat, dinas berupaya menyiapkan alternatif ruang belajar, termasuk memanfaatkan gedung pemerintah dan fasilitas umum yang masih aman. Pembangunan kembali sekolah permanen disebut menunggu proses perencanaan dan alokasi anggaran.
Hingga kini belum ada kepastian kapan siswa dapat kembali belajar di ruang kelas permanen. Untuk sementara, kegiatan belajar di tenda darurat akan terus berlangsung agar hak pendidikan siswa tetap terpenuhi meski berada dalam situasi pascabencana. (YP/E-4)
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Setiap hari mereka belajar sambil duduk lesehan di dalam tenda terpal beralaskan terpal plastik.
Pemerintah seperti abai atau tidak terlihat karena sekolah itu nun jauh dibalik lumpur banjir dan terhalang kayu gelondongan liar.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Sekolah alternatif yang berdiri sejak tahun 1990 itu merupakan sekolah yang memberikan pendidikan gratis bagi kalangan anak marginal usia 4-18 tahun yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendirikan tiga tenda kelas darurat setelah atap sekolah roboh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved