Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA pergerakan tanah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus terjadi. Kali ini, bencana hidrometeorologi itu terjadi di Kampung Cihurang RT 01/07 Desa Limusnunggal Kecamatan Bantargadung.
Berdasarkan informasi, pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Sabtu (20/12) malam. Kondisi itu dipicu curah hujan tinggi yang terjadi terus menerus.
Manager Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan curah hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Sukabumi mengakibatkan terjadi bencana hidrometeorologi. Salah satunya pergerakan tanah yang terjadi di sejumlah wilayah.
"Pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB dilaporkan terjadi pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung, tepatnya di Kampung Cihurang RT 01/07 Desa Limusnunggal," kata Daeng, Senin (22/12).
Sebanyak lima bangunan rumah warga setempat dan satu bangunan masjid ikut terdampak. Kondisi semua bangunan dikategorikan rusak berat. Bangunan rumah yang rusak terdata milik Suhendi, Adung, Mulyadi, Saca, dan Ramli Rohman. Belasan jiwa yang merupakan penghuninya harus mengungsi ke tempat lebih aman. "Hasil pendataan ada 15 jiwa penghuninya terdampak," ujarnya.
Daeng menuturkan, BPBD masih terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Sebab, dikhawatirkan masih terjadi pergerakan susulan karena curah hujan masih cukup tinggi. "Petugas di lapangan, terutama P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) masih memantau kondisi di lapangan. Upaya penanganan darurat dilakukan dengan mengungsikan sementara warga ke tempat lebih aman karena kondisi rumah mereka mengalami rusak berat," pungkasnya. (H-1)
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
POLRES Sukabumi menangani kasus kematian anak Nizam Syafei anak yang diduga meninggal karena kekerasan dari ibu tirinya. Ibu korban minta ayahnya ikut diproses hukum akibat kelalaian
Salah satu pemicu terjadinya kekerasan yang merenggut nyawa Nizam adalah kegagalan memproses hukum laporan-laporan kekerasan sebelumnya.
Layanan pengaduan ke akun media sosialnya baik Instagram maupin Tiktok akan ditampung dan ditindaklanjuti.
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved