Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memastikan sistem kelistrikan di Provinsi Aceh telah kembali beroperasi sepenuhnya setelah seluruh 20 gardu induk (GI) di wilayah tersebut dinormalkan pascabencana.
“Seluruh gardu induk kini telah beroperasi normal, didukung oleh pembangkit dan jaringan transmisi yang kembali berfungsi. Kondisi ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas pasokan listrik ke masyarakat setelah bencana Aceh,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Minggu.
Ia menjelaskan, pemulihan sistem listrik Aceh ditopang oleh penormalan menyeluruh pada sisi pembangkitan dan transmisi. Salah satu titik krusial pemulihan adalah kembali beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya, yang memastikan suplai listrik dapat tersalurkan optimal ke seluruh gardu induk di Aceh.
Dengan sistem utama telah pulih, PLN kini memfokuskan langkah pada percepatan pemulihan jaringan distribusi hingga ke pelanggan, terutama di wilayah yang masih menghadapi kendala akses dan kondisi geografis.
“Sesuai arahan pemerintah, kami terus mempercepat pemulihan jaringan distribusi agar listrik kembali menjangkau seluruh masyarakat,” katanya.
Selain PLTU Nagan Raya, PLN juga mengoptimalkan jalur transmisi Nagan–Sigli sebagai bagian dari sistem kelistrikan Aceh. Jaringan transmisi Arun–Bireuen serta Pangkalan Brandan–Langsa yang menjadi tulang punggung interkoneksi Sumatra–Aceh pun telah kembali berfungsi setelah sebelumnya terdampak banjir dan tanah longsor.
Darmawan menegaskan, seluruh tahapan pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan. Penyaluran listrik dilakukan secara bertahap, khususnya di wilayah yang masih terdapat genangan air atau lumpur.
“Kami memastikan proses penormalan berjalan aman agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan nyaman,” ujarnya.
PLN juga menyatakan akan terus memantau keandalan sistem dan berkoordinasi dengan pelanggan yang alirannya belum menyala, guna memastikan instalasi dalam kondisi aman sebelum pasokan listrik kembali disalurkan sepenuhnya. (Ant/E-3)
Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Pemenuhan kebutuhan listrik merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan kebutuhan dasar bagi warga di wilayah terluar Jakarta.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Terhentinya pasokan batu bara secara mendadak menyebabkan stok di pembangkit menipis dan menempatkan sistem kelistrikan dalam kondisi siaga.
Bahlil menyampaikan bahwa pelayanan sektor energi di wilayah terdampak bencana terus diperbaiki, termasuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Ramadan 1447 H, PP GP Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.
Rapat konsolidasi membahas klaster infrastruktur, mencakup jalan, jembatan permanen, jembatan bailey, serta infrastruktur sungai seperti irigasi, daerah aliran sungai hingga sumur bor.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan bencana Aceh melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak.
Pemerintah pusat harus segera menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang diskresi hukum guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan layanan dukungan psikososial bagi para siswa penyintas banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Mendagri Tito Karnavian meminta praja IPDN menerapkan ilmu pemerintahan untuk membantu pemulihan Aceh Tamiang pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved