Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Disperindag-Palu Sebut Stok Cabai dan Bawang Terpenuhi Jelang Natal

Media Indonesia
21/12/2025 21:25
Disperindag-Palu Sebut Stok Cabai dan Bawang Terpenuhi Jelang Natal
Ilustrasi(ANTARA)

STOK komoditas cabai dan bawang di Kota Palu dipastikan aman dan terpenuhi meskipun sempat mengalami fluktuasi harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

Hal tersebut ditegaskan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu. "Dari pemantauan ketersediaan bahan pokok di pasar, semua stok bahan pangan penting tersedia di pasaran," kata Kepala Disperindag Kota Palu Zulkifli di Palu, Jumat, (19/12)

Ia menjelaskan, momen hari besar keagamaan memberikan pengaruh terhadap harga pangan seperti momen Idul Fitri, Idul Adha, Natal maupun Tahun Baru karena aktivitas masyarakat menyajikan makanan meningkat dari hari-hari biasanya.

Dari laporan pemantauan harga, harga cabai rawit merah saat ini berada pada kisaran Rp55 ribu per kilogram, kemudian cabai keriting sekitar Rp35 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah berada di rentang hingga Rp60 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga sejumlah komoditas masih dalam batas wajar. Kami meminta warga tidak perlu panik karena stok bahan pokok sangat memadai," ujarnya. 

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang perayaan hari besar keagamaan, yang merupakan fenomena tahunan dan masih dapat dikendalikan.

No Komoditas Harga Rata-Rata (Rp) Keterangan / Tren
1 Beras    
  Beras Premium Rp 16.500 /kg Stabil tinggi
  Beras Medium (Lokal) Rp 13.500 - Rp 14.900 /kg Stabil
  Beras SPHP (Bulog) Rp 12.500 /kg Harga eceran tertinggi (HET)
2 Cabai (Rica)    
  Cabai Rawit Merah Rp 70.000 - Rp 80.800 /kg Naik Signifikan (Fluktuatif)
  Cabai Merah Keriting Rp 38.000 - Rp 45.000 /kg Cenderung naik
3 Bawang    
  Bawang Merah Rp 50.000 - Rp 60.000 /kg Naik (Sebelumnya Rp 35rb-45rb)
  Bawang Putih Rp 40.000 /kg Stabil
4 Daging & Telur    
  Daging Sapi Murni Rp 125.000 - Rp 130.000 /kg Mulai naik jelang Natal
  Daging Ayam Ras Rp 35.000 - Rp 41.400 /kg Bervariasi tergantung ukuran
  Telur Ayam Ras Rp 32.500 - Rp 32.650 /kg Naik tipis
5 Minyak Goreng    
  Minyakita (Kemasan) Rp 15.700 - Rp 17.000 /liter Ketersediaan kadang terbatas
  Minyak Goreng Curah Rp 16.000 - Rp 18.000 /kg Mengikuti harga CPO nasional
  Minyak Kemasan Premium Rp 21.500 - Rp 22.500 /liter Tergantung merek (Bimoli/Filma dll)
6 Gula Pasir    
  Gula Pasir Curah/Lokal Rp 18.000 - Rp 18.150 /kg Naik tipis
  Gula "Manis Kita" (Bulog) Rp 17.500 /kg Stok Bulog

Guna melakukan upaya pengendalian, Disperindag setempat mengintervensi melalui program pasar murah, yang mana pada momen Natal dan Tahun Baru kegiatan itu dilaksanakan 24 kali yang menyasar masyarakat di 46 kelurahan di Kota Palu.

Adapun komoditas bahan pokok yang disediakan lewat pasar murah yakni minyak goreng sebanyak 33.400 liter, gula pasir 30,3 ton, beras 50,1 ton, tepung terigu 12,5 ton dan telur ayam 9.907 rak dengan kebijakan pemerintah menerapkan subsidi harga.

Tanggal Penyelenggara Lokasi Komoditas & Harga (Estimasi)
21 Des 2025 PT CPM & Mitra

1. GPID Eben Haezer (Jl. Bouraq, Lasoani)

 

2. Gereja Oikoumene Iradat Puri (Tondo)

 

3. Perkumpulan Jemaat Immanuel

Paket Sembako Murah Rp 100.000

 

Isi: Beras 5kg, Minyak 2L, Gula 2kg, Tepung 1kg, Kopi, Teh, Biskuit.

4 - 5 Des 2025 Pemkot Palu & Disperindag Halaman Polresta Palu Beras SPHP, Minyakita, Gula, Telur (Harga Subsidi Pemerintah). Sudah terlaksana.
Desember (Tentatif) Disperindag Sulteng & Bulog Halaman Kantor Camat (Bergilir di 8 Kecamatan) Beras SPHP (Rp 60rb/5kg), Minyak Goreng (Rp 15-16rb/L), Gula Pasir (Rp 17.500/kg).
Setiap Senin/Selasa Gerakan Pangan Murah (GPM) Halaman Dinas Pertanian / Kantor Camat (Cek IG Disperindag Palu) Cabai, Bawang, Telur, dan Sayuran segar langsung dari petani.

"Pada pengendalian harga kami menggandeng Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Bulog, maupun distributor dan langkah ini konsisten kami lakukan," ucap Zulkifli.

Ia minta para pedagang jangan memanfaatkan momentum Natal menimbun bahan pokok, karena tindakan seperti itu melanggar ketentuan perdagangan dan konsekuensinya pidana. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya