Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Rabu (17/12). Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir diprediksi akan melanda, sementara gelombang tinggi di perairan Karimunjawa mulai mengancam aktivitas pelayaran.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, menyebutkan bahwa hujan ringan hingga sedang mulai mengguyur merata sejak pagi hingga awal malam. Namun, tujuh daerah diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Tujuh daereah itu adalah Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Slawi, Brebes, Bumiayu, dan Majenang.
"Intensitas hujan di Jawa Tengah diprediksi akan terus meningkat hingga tiga hari ke depan. Warga di daerah rawan bencana diminta untuk selalu waspada," tutur Agus Triyono. Kondisi suhu udara diperkirakan berkisar antara 18-32°C dengan kelembaban mencapai 60-95%.
Di sektor maritim, meskipun banjir rob di pesisir utara dilaporkan mulai mereda, ancaman baru muncul dari ketinggian gelombang. Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Sediyanto, memperingatkan risiko tinggi di perairan utara.
Tinggi gelombang mencapai 1,25–2,5 meter khusus di perairan Karimunjawa. Kecepatan angin bergerak dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan 2-20 knot. Hujan ringan diwarnai petir masih terjadi di kawasan perairan Pekalongan hingga Rembang.
"Kami mengimbau para nelayan dan operator jasa transportasi laut untuk mewaspadai gelombang tinggi di Karimunjawa karena sangat berisiko bagi keselamatan pelayaran," jelas Sediyanto.
BMKG menyarankan warga untuk terus memantau pembaruan cuaca melalui kanal resmi dan menyiapkan langkah mitigasi, terutama di daerah dengan topografi perbukitan dan bantaran sungai. (AS/P-5)
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
PRAKIRAAN cuaca di Batam hari ini 5 Maret 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan dengan suhu udara lembap berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 5 Maret 2026, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMK cuaca ekstrem akibat bibit siklon 90S yakni hujan lebat di 32 wilayah
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved