Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Jawa, 10 ABK KM Putri Lancar Samudera Masih Hilang

Nurul Hidayah    
16/12/2025 15:22
Kapal Nelayan Tenggelam di Laut Jawa, 10 ABK KM Putri Lancar Samudera Masih Hilang
Seorang anggota tim SAR memantau perairan. Tim SAR melakukan pencarian 10 ABK KM. Putri Lancar Samudera B GT-14 yang tenggelam di perairan laut Jawa(MI/Nurul)

Tim Rescue Pos SAR Cirebon dibantu unsur gabungan masih melakukan pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) nelayan KM Putri Lancar Samudera B GT-14 yang tenggelam di Laut Jawa. Kapal yang membawa total 18 orang, termasuk nakhoda, dilaporkan tersapu ombak setelah bertolak dari perairan Eretan, Kabupaten Indramayu, Minggu (14/12).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan hingga hari ini, Rabu (16/12), total delapan ABK telah berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas.

“Sepuluh ABK lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian tim SAR gabungan,” tutur Ade Dian Permana, Selasa (16/12).

Kapal KM Putri Lancar Samudera B yang dinakhodai oleh Daspan dan membawa 17 ABK, mengalami musibah saat hendak menangkap ikan. Seluruh ABK terjatuh ke laut setelah kapal tersapu ombak besar.

Pada Senin (15/12), Pukul 12.00 WIB, dua ABK diselamatkan oleh KN. Surya Makmur. Lalu Pukul 12.30 WIB: dua ABK kembali ditemukan selamat oleh KN Surya Makmur.

Kemudian Selasa (16/12), Pukul 00.00 WIB, tiga ABK diselamatkan oleh Kapal Rahayu Jaya. Dan Rabu (16/12), Pukul 06.30 WIB seorang ABK berhasil diselamatkan lagi oleh Kapal Rahayu Jaya.

Total delapan ABK yang selamat adalah Budi, Asim, Ling, Waryono, Daspan (Nakhoda), Darman, Warsim, dan Kasta.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Cirebon, RBB Bandung 03, dan KN SAR Setyaki 202 telah dikerahkan ke lokasi. KN SAR Setyaki 202 bertolak pada Rabu (16/12) pukul 05.30 WIB menuju Last Known Position (LKP).

Sepuluh ABK yang masih dalam pencarian: Lancam, Agus, Akim, Casim, Soglo, Iyus, Daud, Tasman, Darkum, dan Eri.

Ade menjelaskan, area pencarian hari ini dibagi menjadi empat titik. Tim SAR juga berkoordinasi intensif dengan Vessel Traffic Service (VTS) agar kapal yang melintas di area pencarian dapat membantu evakuasi dan segera melapor kepada Basarnas jika menemukan korban. (UL/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya