Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gelombang solidaritas antarprovinsi terus mengalir untuk korban terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat (Sumbar). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, bersama dukungan dari kabupaten/kota dan masyarakat se-Bengkulu, menyerahkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp1 miliar dan sejumlah bahan pangan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumbar, Kamis (11/12).
Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan tersebut, menyebut bantuan dari provinsi tetangga itu hadir disaat yang tepat.
“Kehadiran bantuan dari Bengkulu ini, memberi optimisme baru bagi masyarakat Sumbar. Terima kasih atas bantuan dan dukungan yang sangat berarti ini,” ujar Mahyeldi, sembari menekankan bahwa bantuan ini memperkuat ikatan sejarah kedua daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi memaparkan data terbaru dampak bencana per Kamis (11/12). Jumlah masyarakat terdampak: 296.307 jiwa. Meninggal dunia 240 orang (terbanyak 150 orang dari Kabupaten Agam), hilang 93 orang, dan luka-luka 382 orang.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, mengatakan bantuan tersebut adalah bentuk cinta masyarakat Bengkulu kepada warga Sumbar. "Kami tahu bantuan ini kecil dibanding kebutuhan di lapangan, tapi ini adalah bentuk cinta masyarakat Bengkulu untuk Sumatera Barat. Semoga bermanfaat dan dapat meringankan,” ucapnya.
Helmi juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Mahyeldi yang membatalkan resepsi pernikahan putranya demi fokus pada penanganan bencana. “Itu keputusan yang sangat arif dan bijaksana. Patut diteladani,” pungkas Helmi. (YH/P-5)
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved