Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN banjir bandang dan tanah longsor di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh berharap Presiden Prabowo Subianto dapat membantu menyediakan hunian bagi warga yang kehilangan rumah akibat terjangan arus sungai.
"Sekarang tidak tahu tinggal di mana, rumah sudah hilang. Bantu lah kami untuk, walaupun hanya bangunan shelter," kata salah seorang korban, Sulamunhadi, 51, dikutip dari Antara, Minggu (7/12).
Harapan itu disampaikan ketika ditemui di tenda pengungsian, tak lama setelah Presiden Prabowo mengunjungi lokasi dan menyerahkan bantuan bagi para pengungsi.
Di posko pengungsian, Presiden menyapa warga dan turut mencicipi hidangan sederhana yang tersedia, berupa ikan tongkol goreng sambalado.
Sulamunhadi mengisahkan bahwa rumahnya yang berada di tepi Sungai Teupin Mane kini tinggal satu tiang yang tersisa, sementara seluruh bangunan lain telah hilang terbawa arus. Pada Selasa sore (25/11), ia melihat air sungai mulai naik saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, bahkan belum disadari adanya longsoran tanah.
Keesokan harinya, rumah tetangganya sudah tak terlihat, sementara rumahnya masih berdiri namun mulai miring akibat tergerus air.
"Kemudian, saya ke belakang dan melihat tanah saya sudah mulai digerus air pada bagian bawahnya," ujarnya.
Dalam kondisi berisiko, ia tetap masuk ke rumah dan hanya sempat menyelamatkan satu barang berharga, yaitu kulkas. Tak lama kemudian, rumahnya semakin miring hingga akhirnya roboh terseret banjir, menyisakan satu tiang di
bagian depan.
"Kami berharap kepada pemerintah, Presiden yang sudah hadir ke sini dapat membantu kami. Tanah pun sudah tidak ada, hanya tinggal surat, tapi rumah saya sudah hilang," kata Sulamunhadi.
Keluhan serupa juga disampaikan Jasmani, yang hampir seluruh anggota keluarganya turut kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan longsor. Rumah mertua hingga milik kerabatnya ikut terdampak, sementara barang-barang mereka hanyut terbawa arus.
"Kami sudah tidak punya lagi rumah, barang habis semua, hanya baju di badan yang tersisa, lainnya tidak berhasil kami selamatkan," ujarnya.
"Bantu kami bapak Prabowo, apalagi bapak sudah mengunjungi kami disini. Sudah melihat kami di Bele Panah. Kami minta dengan kedua tangan bapak Prabowo," kata Jasmani.
Saat berdialog dengan para pengungsi dan mendengar langsung keluhan mereka terkait rumah dan tanah yang hilang diterjang banjir, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya membantu warga terdampak.
"Kita bangun kembali, nanti kita bantu, anggarannya sudah saya siapkan," kata Prabowo. (P-4)
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Matahari Pagi Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
PT Pertamina melalui Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin menunjukkan peran dalam penanganan bencana.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved