Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHASISWA Program Studi Teknik Elektro Universitas Malikussaleh (Unimal), Lhokseumawe, memberi layanan reparasi gratis perangkat elektronik bagi para korban banjir bandang di Aceh. Mereka juga membuka dapur umum bagi warga.
Sekretaris Jurusan Teknik Elektro Universitas Malikussaleh Andik Bintoro di Banda Aceh, Sabtu (6/12), mengatakan kegiatan kemanusiaan tersebut difokuskan untuk masyarakat terdampak bencana di kawasan Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
“Layanan reparasi perangkat elektronik untuk korban bencana dipusatkan di halaman Gedung Maintenance Universitas Malikussaleh, kawasan Bukit Indah. Layanan ini berlangsung selama seminggu,” katanya.
Andik menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi nyata dosen dan mahasiswa teknik elektro dalam membantu korban banjir Sumatra, terutama berkaitan dengan alat elektronik. “Melihat kondisi banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, banyak juga perangkat elektronik masyarakat yang terendam. Dengan kehadiran kami dalam kegiatan ini, mudah-mudah bisa membantu para korban,” tambahnya.
Wahyu Riansyah, perwakilan Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himatro) Unimal, menyebutkan banyak masyarakat terdampak datang ke posko membawa peralatan elektronik yang rusak. “Ada sebanyak 22 unit peralatan elektronik telah berhasil dikerjakan dan bisa kembali difungsikan, di antaranya kipas angin, penanak nasi, kulkas, pompa air, dan lainnya,” tuturnya. (Ant/M-1)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved