Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban meninggal banjir Sumatra terus bertambah. Berdasarkan data geoportal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diakses Media Indonesia pukul 16.00 WIB, jumlah korban tewas banjir Sumatra mencapai 897 jiwa. Selain itu terdapat 451 jiwa dinyatakan hilang dan 4,2 ribu jiwa mengalami luka.
Berdasarkan rincian data kabupaten/kota, jumlah tertinggi korban tewas banjir bandang yang telah ditemukan berada di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, yakni 171 jiwa, kemudian Kabupaten Aceh Utara ditemukan 124 korban tewas, dan Tapanuli Tengah, Sumatra Utara (Sumut) terdapat 91 korban tewas.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat korban meninggal dunia akibat bencana alam yang melanda provinsi itu bertambah menjadi 318 orang.
“Berdasarkan laporan Pusdalops per Sabtu (6/12) pukul 08.00 WIB yang diterima di Medan, Sabtu, mencatat jumlah korban meninggal dunia bertambah enam orang dari sebelumnya tercatat 312 data per Jumat, pukul 08.00 WIB. Pusdalops PB mendata 318 orang yang meninggal dunia tersebut tersebar di 12 dari 17 kabupaten/kota yang terlanda.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut. “Data merupakan update 6 Desember 2025 pukul 08.00 WIB,” ujarnya. Dia mengatakan, berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait. (Ant/M-1)
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved