Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PAGUYUBAN Akademi Kepolisian 1991 (Akpol 91) Bhara Daksa bersama Bhayangkari Akpol 91 mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana alam di Sumatra. Bantuan berupa sandang, makanan, serta kebutuhan bayi itu akan disalurkan ke sejumlah wilayah di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Ketua Paguyuban Akpol 91 Bhara Daksa, Komjen Pol Mohammad Iqbal, mengatakan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian para alumni beserta Bhayangkari terhadap para korban
"Bantuan ini uluran tangan dari para alumni dan istri sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra. Kami bergerak cepat untuk memastikan bantuan sampai ke lokasi yang paling membutuhkan," kata Iqbal dalam keterangan yang diterima, Kamis (4/12).
Iqbal menambahkan bahwa aksi ini sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan seluruh elemen Polri dan jajarannya untuk bergotong royong meringankan beban korban bencana.
"Kami menjalankan perintah Kapolri untuk bahu-membahu membantu masyarakat terdampak. Ini adalah tugas kemanusiaan yang menjadi perhatian bersama," jelas Iqbal.
Bantuan yang dikirim meliputi handuk, selimut, popok bayi berbagai ukuran, makanan cepat saji, dan mi instan dengan total berat lebih dari 6,4 ton. Barang-barang tersebut telah dikemas dan dikirim melalui koordinasi dengan Korpolairud Baharkam Polri, Bareskrim Polri, dan Itwasum Polri yang akan diberangkatkan menggunakan pesawat kargo pada Kamis (4/12) besok.
Nantinya, Kapolda Sumatera Utara, Kapolda Sumatera Barat, dan Kapolda Aceh akan menerima serta menginventarisasi bantuan ini untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Iqbal memastikan distribusi bantuan akan diprioritaskan ke wilayah-wilayah yang paling parah terdampak bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor. "Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kesulitan yang dihadapi masyarakat sekaligus menguatkan semangat mereka untuk pulih," tutup Mohammad Iqbal.
Dalam keterangannya, Iqbal juga menyampaikan bahwa semangat kebersamaan ini lahir dari dukungan para perwira tinggi Polri seangkatan Akpol 91, seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irwasum Komjen Wahyu Widada, Kabareskrim Komjen Syahar Diantono, Asisten Kapolri Bidang Operasi Komjen Fadil Imran, serta Kakorpolairud Irjen R. Firdaus Kurniawan.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Matahari Pagi Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
DI tengah sawah yang sempat tertimbun lumpur setinggi lutut akibat bencana hidrometeorologi, secercah harapan mulai tumbuh.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Sekolah tersebut sebelumnya terdampak bencana banjir bandang pada Desember lalu.
Selama lebih dari tiga bulan, untuk sekadar membeli beras, obat-obatan, atau kebutuhan pokok lainnya, warga harus menantang derasnya arus dan licinnya bebatuan sungai.
BENCANA longsor melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved