Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dipicu Cuaca Ekstrem, Bencana Hidrometeorologi Terjang Kota Sukabumi

Benny Bastiandy
04/12/2025 22:14
Dipicu Cuaca Ekstrem, Bencana Hidrometeorologi Terjang Kota Sukabumi
Personel BPBD Kota Sukabumi menangani dampak banjir limpasan yang merendam fasilitas pendidikan, Rabu malam (3/12).(MI/Benny Bastiandy)

BENCANA hidrometeorologi terjadi di berbagai lokasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, saat hujan deras, Rabu (3/12) malam. Akibatnya, sejumlah bangunan rumah warga dan infrastruktur turut terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph, mengatakan bencana hidrometeorologi didominasi banjir limpasan. Sebagian lagi tanah longsor dan rumah ambruk. Bencana dipicu cuaca ekstrem saat hujan deras yang berlangsung cukup lama.

"Hujan deras terjadi sejak siang hingga malam. Kondisi ini mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi," kata Joseph, Kamis (4/12).

Data BPBD, banjir limpasan terjadi di lima titik. Lokasinya berada di Jalan Lio Kampung Babakan RT 03/01 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, Jalan Lio RT 04/08, Jalan Lio Santa RT 03/10, Jalan Dwikora RT 01/03 Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, dan Jalan Gunungkarang RT 02/08 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum.

Sementara tanah longsor terjadi di Jalan Lingkar Selatan Kampung Cibitung RT 03/05 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum. Sedangkan atap rumah ambruk terjadi di Kampung Caringin RT 01/18 Kelurahan/Kecamatan Baros.

Joseph menuturkan, bencana mengakibatkan satu unit rumah milik Sandi Andriansyah yang dihuni 4 jiwa terendam banjir. Banjir juga merendam sejumlah ruangan di PAUD dan MDTA Safinatul Falaah serta Pesantren Jamiatul Quro.

Akses jalan juga sempat tertutup limpasan air. Sementara tanah longsor sempat menutup saluran air dengan luas terdampak sepanjang 7 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 15 meter. 

"Banjir limpasan juga dipicu penyumbatan sampah disertai saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik," ungkap Joseph.

Joseph menuturkan, bencana masih berpotensi terjadi. Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan relatif masih cukup tinggi. "Kami siap siaga. Masyarakat juga kami imbau waspada," pungkasnya.

Rumah ambruk

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Sukabumi. Bencana yang dipicu hujan deras mengakibatkan tiga rumah ambruk, Rabu (3/12). 

Lokasinya tersebar di Kampung Tegallega RT 04/02 Desa Tegallega Kecamatan Cidolog, Kampung Legok Nyenang RT 04/10 Desa Cibolang Kecamatan Gunungguruh, dan Kampung Pangadegan RT 24/10 Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda.

"Di Kecamatan Cidolog, warga yang terdampak ada 1 kepala keluarga atau 2 jiwa, di Kecamatan Gunungguruh ada 5 jiwa yang terdampak, dan di Kecamatan Parungkuda ada 1 kepala keluarga yang terdampak," pungkasnya. (H-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik