Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi terjadi di berbagai lokasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, saat hujan deras, Rabu (3/12) malam. Akibatnya, sejumlah bangunan rumah warga dan infrastruktur turut terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph, mengatakan bencana hidrometeorologi didominasi banjir limpasan. Sebagian lagi tanah longsor dan rumah ambruk. Bencana dipicu cuaca ekstrem saat hujan deras yang berlangsung cukup lama.
"Hujan deras terjadi sejak siang hingga malam. Kondisi ini mengakibatkan berbagai bencana hidrometeorologi," kata Joseph, Kamis (4/12).
Data BPBD, banjir limpasan terjadi di lima titik. Lokasinya berada di Jalan Lio Kampung Babakan RT 03/01 Kelurahan Cikondang Kecamatan Citamiang, Jalan Lio RT 04/08, Jalan Lio Santa RT 03/10, Jalan Dwikora RT 01/03 Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, dan Jalan Gunungkarang RT 02/08 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum.
Sementara tanah longsor terjadi di Jalan Lingkar Selatan Kampung Cibitung RT 03/05 Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum. Sedangkan atap rumah ambruk terjadi di Kampung Caringin RT 01/18 Kelurahan/Kecamatan Baros.
Joseph menuturkan, bencana mengakibatkan satu unit rumah milik Sandi Andriansyah yang dihuni 4 jiwa terendam banjir. Banjir juga merendam sejumlah ruangan di PAUD dan MDTA Safinatul Falaah serta Pesantren Jamiatul Quro.
Akses jalan juga sempat tertutup limpasan air. Sementara tanah longsor sempat menutup saluran air dengan luas terdampak sepanjang 7 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 15 meter.
"Banjir limpasan juga dipicu penyumbatan sampah disertai saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik," ungkap Joseph.
Joseph menuturkan, bencana masih berpotensi terjadi. Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan relatif masih cukup tinggi. "Kami siap siaga. Masyarakat juga kami imbau waspada," pungkasnya.
Rumah ambruk
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Sukabumi. Bencana yang dipicu hujan deras mengakibatkan tiga rumah ambruk, Rabu (3/12).
Lokasinya tersebar di Kampung Tegallega RT 04/02 Desa Tegallega Kecamatan Cidolog, Kampung Legok Nyenang RT 04/10 Desa Cibolang Kecamatan Gunungguruh, dan Kampung Pangadegan RT 24/10 Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda.
"Di Kecamatan Cidolog, warga yang terdampak ada 1 kepala keluarga atau 2 jiwa, di Kecamatan Gunungguruh ada 5 jiwa yang terdampak, dan di Kecamatan Parungkuda ada 1 kepala keluarga yang terdampak," pungkasnya. (H-1)
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
HINGGA malam hari ini Kota Denpasar dan Bali umumnya masih diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Bantuan benih diberikan setelah sebanyak 1.031 petani yang terdampak banjir mengadu dan beraudiensi langsung ke Plt Bupati Asep Surya Atmaja.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved