Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengirim bantuan berupa uang tunai sebesar Rp3 miliar untuk membantu korban bencana alam di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), dan Aceh.
Bantuan yang akan diserahkan ke Pemprov Sumbar, Sumut dan Aceh tersebut diharapkan dapat sedikit mengurangi beban para korban bencana alam.
"Alhamdulillah, kita dari Pemerintah Provinsi Riau memberikan bantuan tunai sebesar Rp3 miliar untuk korban bencana alam di Sumbar, Sumbar dan Aceh," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sofyan Franyata Hariyanto, Kamis (4/12).
Dijelaskannya, alasan pemberian bantuan dengan uang tunai. Sebab jika diberikan bantuan barang untuk saat ini akses menuju lokasi bencana belum bisa dilalui kendaraan.
"Kalau kita berikan barang, banyak lokasi akses jalannya terputus sehingga tidak bisa masuk. Karena saya dapat laporan barang yang dikirim ke sana tidak bisa langsung masuk. Jadi siapa yang duluan dapat saja. Makanya kita serahkan uang cash ke Pak Gubernurnya masing-masing," jelasnya.
Ia mengungkapkan, bantuan uang tunai tersebut masing-masing sebesar Rp1 miliar untuk Provinsi Sumbar, Sumut dan juga Aceh.
"Jadi kita memberikan tunai sebesar Rp1 miliar kepada Sumatra Barat, Rp1 miliar kepada Sumatra Utara, dan Rp1 miliar untuk Aceh. Minggu ini bantuan kita kirim. Karena mereka ini merupakan provinsi tetangga kita. Mudah-mudahan bantuan ini sedikit mengurangi beban saudara-saudara kita di sana," pungkasnya.(H-1)
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Matahari Pagi Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
PT Pertamina melalui Rumah BUMN Pertamina Banjarmasin menunjukkan peran dalam penanganan bencana.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved