Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Penjarahan Terjadi akibat Keterlambatan Bantuan, Bupati Tapanuli Tengah Turun Tangan

Januari Hutabarat
04/12/2025 10:48
Penjarahan Terjadi akibat Keterlambatan Bantuan, Bupati Tapanuli Tengah Turun Tangan
Ilustrasi(MI/Januari Hutabarat)

BUPATI Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menegaskan aksi penjarahan yang terjadi di sejumlah ritel perbelanjaan dan gudang Bulog pada hari pertama pascabanjir bandang dipicu oleh kondisi warga yang belum mendapatkan bantuan.

Menurut Masinton, Kamis (4/12), pemerintah daerah mengalami keterbatasan personel akibat dampak bencana.

"Hari pertama pascabanjir bandang, kami kekurangan personel untuk membantu warga. Sekitar 80% petugas kami juga menjadi korban," ujarnya.

Ia menjelaskan, warga yang menjarah minimarket pada dasarnya adalah masyarakat setempat yang panik karena kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar.

"Di Indomaret dan Alfamidi, warga kami terpaksa mengambil barang karena mereka kewalahan belum mendapatkan bantuan pada hari pertama," katanya.

Masinton juga membenarkan bahwa gudang Bulog turut menjadi sasaran. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mengambil tindakan cepat untuk mengendalikan situasi.

"Bukan hanya Alfamidi dan Indomaret, gudang Bulog juga dijarah. Tetapi saya langsung turun ke lapangan untuk menertibkan warga. Ada oknum yang mengambil hingga lima karung beras, namun berhasil kami amankan," tegasnya.

Pemerintah daerah kini memastikan distribusi bantuan berjalan lebih tertata agar kejadian serupa tidak terulang. (JH/E-4) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya