Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Akses Sibolga lewat Pakkat mulai Terbuka

Januari Hutabarat
03/12/2025 18:53
Akses Sibolga lewat Pakkat mulai Terbuka
Pengendara melintas perlahan di jalur Pakkat–Andam Dewi yang masih dipenuhi material longsor. Jalur alternatif menuju Sibolga ini mulai dapat dilalui sejak Selasa (2/12).(MI/Januari Hutabarat)

AKSES menuju Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kini kembali dapat ditembus melalui jalur Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, menuju Kecamatan Andam Dewi, Tapanuli Tengah. Jalur ini menjadi alternatif setelah rute lain terputus akibat banjir dan longsor.

Pada Rabu (3/12), MI mencoba melintasi jalur tersebut. Medan berkelok dan menanjak yang sudah akrab bagi warga Tapanuli terasa menantang bagi pengendara dari luar daerah. Sejumlah titik jalan tampak amblas, menyisakan badan jalan yang menyempit dan licin.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Tengah terus melakukan pembersihan material longsor. Pekerjaan dilakukan sejak pagi hingga sore demi memastikan kendaraan tetap bisa melintas.

“Kalau bisa melintas pada siang hari dan saat cuaca cerah, karena beberapa titik masih tertutup tanah longsor. Bila hujan, kondisi sangat licin,” ujar Sanggam Silaban (40), warga Pakkat, Rabu (3/12).

Menurutnya, arus kendaraan di jalur tersebut masih sangat sepi. Hanya sesekali sepeda motor dan mobil yang melintas. “Saya yakin banyak masyarakat belum tahu bahwa jalur ini sudah bisa dilewati sejak Selasa (2/12),” tambahnya.

Kondisi paling berat berada di wilayah Kecamatan Andam Dewi. Badan jalan sepanjang sekitar 20 meter masih tertutup tanah timbun akibat longsor. Meski demikian, karena kontur jalan relatif datar, kendaraan masih dapat melintas dengan perlahan.

Dengan kembali terbukanya jalur Pakkat-Andam Dewi, aktivitas warga menuju Sibolga dan Tapanuli Tengah mulai pulih, meski kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi longsor susulan. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya