Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES menuju Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kini kembali dapat ditembus melalui jalur Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, menuju Kecamatan Andam Dewi, Tapanuli Tengah. Jalur ini menjadi alternatif setelah rute lain terputus akibat banjir dan longsor.
Pada Rabu (3/12), MI mencoba melintasi jalur tersebut. Medan berkelok dan menanjak yang sudah akrab bagi warga Tapanuli terasa menantang bagi pengendara dari luar daerah. Sejumlah titik jalan tampak amblas, menyisakan badan jalan yang menyempit dan licin.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Tengah terus melakukan pembersihan material longsor. Pekerjaan dilakukan sejak pagi hingga sore demi memastikan kendaraan tetap bisa melintas.
“Kalau bisa melintas pada siang hari dan saat cuaca cerah, karena beberapa titik masih tertutup tanah longsor. Bila hujan, kondisi sangat licin,” ujar Sanggam Silaban (40), warga Pakkat, Rabu (3/12).
Menurutnya, arus kendaraan di jalur tersebut masih sangat sepi. Hanya sesekali sepeda motor dan mobil yang melintas. “Saya yakin banyak masyarakat belum tahu bahwa jalur ini sudah bisa dilewati sejak Selasa (2/12),” tambahnya.
Kondisi paling berat berada di wilayah Kecamatan Andam Dewi. Badan jalan sepanjang sekitar 20 meter masih tertutup tanah timbun akibat longsor. Meski demikian, karena kontur jalan relatif datar, kendaraan masih dapat melintas dengan perlahan.
Dengan kembali terbukanya jalur Pakkat-Andam Dewi, aktivitas warga menuju Sibolga dan Tapanuli Tengah mulai pulih, meski kewaspadaan tetap diperlukan mengingat potensi longsor susulan. (Z-10)
Lebih dari sebulan pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), kondisi layanan kesehatan bagi warga terdampak masih menyisakan tanda tanya.
Dinas Kesehatan berencana mengajukan proposal pengadaan alat kesehatan dan perbaikan sarana prasarana puskesmas yang rusak akibat bencana.
Banyak warga memilih mengungsikan alat transportasinya, termasuk sepeda motor, ke kawasan perbukitan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir besar yang bisa datang kembali.
HUJAN deras yang kembali mengguyur Kota Sibolga membuat Sungai Aek Doras di Kelurahan Sibolga Julu meluap, Jumat (2/1).
Pada periode 11–21 Desember 2025, tercatat 633 unit rumah rusak, dengan 311 di antaranya mengalami kerusakan berat yang membuat warga kehilangan tempat tinggal.
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
TIM gabungan menemukan jasad seorang bocah perempuan yang tertimbun longsor selama 29 hari di belakang Masjid Budi Sehati, Sibolga, Sumut
Meskipun diterjang bencana alam, Lapas Sibolga memastikan seluruh proses pengamanan berjalan baik.
Bantuan makanan dan minuman, menurutnya, memang menyelamatkan mereka dari kelaparan. Namun, bantuan itu belum mampu menjawab kegelisahan yang lebih dalam tentang masa depan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved