Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA lelaki paruh baya asal Kabupaten Aceh Tengah, rela berjalan kaki sekitar 180 kilometer (km) dari Gayo untuk melihat keadaan putra/putri mereka di Pesantren Darul Munawarah, Kuta Krueng, Ulee Gle, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
"Itu para wali santri yang ingin menjenguk anaknya ke Dayah Almarhum Abu Kita Krueng, Ulee Glee. Mereka dari Takengon, Aceh Tengah" tutur Teungku Budiyansyah, Ketua Kafilah Santri Tanah Gayo penuntut ilmu di Pesantren Darul Munawarah.
Selama perjalanan, mereka hanya mengandalkan tongkat kayu dan persediaan stok makanan siap saji atau kue kering yang dimasukkan dalam tas ransel. Jarak yang harus di tempuh dari Aceh Tengah harus melewati Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, baru Sampai Ke Kabupaten Pidie Jaya sebuah kawasan paling parah di hantam air bah.
Setelah sehari semalam melewati jalur Nasional Takengon-Bireuen dengan mendaki bukit, melewati jalan amblas dan mengarungi lembah banjir, mereka terkendala karena satu unit jembatan putus diterjang banjir arus Sungai Krueng Juli, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, pada Minggu (30/11) pagi.
Kemudian, mereka menunggu sampai arus sungai surut. Esok hari setelah air mulai surut, mereka mengarungi derasnya sungai. Lalu melanjutkan jalan kaki melintasi kota Bireuen hingga Ke Ulee Glee sekitar 70 km.
Pada Senin (1/12), menjelang siang lima wali santri itupun tiba di Pesantren Dayah Darul Munawarah Kuta Krueng, Ulee Glee Glee, Kabupaten Pidie Jaya. Peluk tangis pun membahana melepaskan kerinduan pada anak-anak mereka.
"Mungkin waktu pulang perjalanannya sudah berbeda. Kalau ada mobil atau lenderaan menuju satu arah mereka bisa menpang walau harus sambungenyambunga" tutur Teungku Budiyansyah.
Ia menjelaskan masih banyak orangtua santri yang datang dari Tanah Gayo seperti Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan kabupaten lainnya.
"Hingga hari ini masih banyak yang datang dari Aceh Tengah dan Bener Meriah. Sebagian mereka menjenguk anaknya di Dayah Kawasan Ulee Glee, Kabupaten Pidie Jaya dan kawasan Kabupaten Bireuen, termasuk ke Dayah Mudi Mesra" tutur Budiyansyah. (H-4)
Mereka meninggalkan Aceh Tengah dan Bener Meriah untuk kembali ke daerah asal seperti Kabupaten Aceh Utara, Bireuen, Pidie dan daerah lain termasuk berbagai provinsi lan hingga Pulau Jawa.
Berjalan kaki sekitar 7.000 langkah setiap hari terbukti memberikan dampak besar bagi kesehatan dan memperpanjang harapan hidup.
Setiap langkah yang diambil saat berjalan kaki, mulai dari 60 detik hingga satu jam penuh, dapat memberikan dampak positif bagi tubuh.
Berjalan mundur ternyata memiliki banyak manfaat kesehata. Simak tujuh manfaat berjalan mundur.
Apakah kamu tahu bahwa kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki bisa menjadi senjata ampuh melawan kanker?
Warga Gayo melaporkan pasokan listrik di kampungnya kembali normal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved