Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

4,1 Ton Bantuan Lewat Udara Menuju Wilayah Terdampak Bencana di Sumbar

Yose Hendra
02/12/2025 21:51
4,1 Ton Bantuan Lewat Udara Menuju Wilayah Terdampak Bencana di Sumbar
Ilustrasi(Dok BNPB)

BANTUAN seberat 4,1 ton didistribusikan melalui udara menuju tiga wilayah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Sumatra Barat pada hari ini, Selasa (2/12). Pengiriman udara menjadi solusi untuk mencapai titik-titik yang masih terisolir. 

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin) BNPB Abdul Muhari, mengatakan hingga pukul 15.00 WIB, helikopter dari BNPB, Basarnas dan TNI telah mengirimkan bantuan menuju Kabupaten Pasaman Barat, Agam dan Pesisir Selatan. Dari total berat bantuan, sebagian besar diperuntukkan untuk wilayah Kabupaten Agam. Sebaran pendistribusian di kabupaten ini, antara lain di Palembayan seberat 2,7 ton dan Malalak 535 kg. Di tempat lain, pengiriman udara menuju Talamau, Pasaman Barat, seberat 650 kg, dan Muaro Aia, Pesisir Selatan seberat 215 kg. 

"Bantuan kepada masyarakat terdampak ini terdiri dari beberapa jenis bantuan pangan dan non-pangan. Bantuan pangan yang dibawa, antara lain beras, minyak goreng, gula, makanan bayi, air mineral, mi instan, paket lauk pauk dan bahan pangan lain. Sedangkan bantuan non-pangan, pemerintah mengirimkan popok bayi, pembalut, perlengkapan mandi, tikar, selimut, handuk, baju bayi," jelasnya.

Helikopter yang disiagakan memiliki kapasitas pengangkutan yang berbeda. Helikopter yang dioperasikan TNI AU berkapasitas muat 2 ton, sedangkan helikopter Basarnas 350 kg dan BNPB 150 kg. 

Sementara itu, BNPB mengidentifikasi lokasi terisolir seperti di Kota Padang, Padang Pariaman dan Agam. Pengerahan alat berat seperti eskavator telah dikirimkan tetapi ada kebutuhan lebih banyak untuk mempercepat penanganan. Dengan perbaikan akses jalan, pendistribusian bantuan dapat berjalan optimal serta mendukung mobilitas masyarakat pascabencana. 

Hingga sore, BNPB, TNI AU dan Basarnas terus mendistribusikan bantuan melalui udara, khususnya di titik-titik yang masih terisolir, seperti di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat. 

Berdasarkan data BPBD Provinsi Sumbar per Selasa (2/12), pukul 16.00 WIB, jumlah pengungsian terbesar berada di Kabupaten Pesisir Selatan dengan jumlah 83.463 jiwa. Sedangkan di Kabupaten Agam, warga mengungsi berjumlah 6.320 jiwa, Kota Padang 4.456 jiwa, Solok 3.133 jiwa dan Pasaman Barat 2.607 jiwa.  (YH/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya