Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar Tembus 90 Orang

Yose Hendra
30/11/2025 12:55
Korban Bencana Banjir dan Longsor di Sumbar Tembus 90 Orang
Foto udara banjir melanda Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025).(Antara)

JUMLAH korban bencana ekologis di Sumatra Barat terus bertambah. Hingga Sabtu (29/11), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 90 orang meninggal dunia, 85 orang masih hilang, dan 10 orang mengalami luka-luka. Angka ini menjadikan Sumbar sebagai salah satu wilayah dengan dampak paling berat dalam rangkaian bencana yang juga melanda Sumatra Utara dan Aceh.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan bahwa operasi darurat terus dipacu, dengan prioritas pada pencarian dan pertolongan korban, pemenuhan kebutuhan pengungsi, dan pembukaan akses wilayah terisolir.

“Korban jiwanya ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang, dan 10 luka-luka,” ujar Suharyanto.

Sebanyak 11.820 kepala keluarga atau sekitar 77.918 jiwa di Sumatra Barat terpaksa mengungsi. Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan tercatat sebagai daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak. Ruas-ruas jalan provinsi dan nasional mengalami kerusakan parah, terutama akibat longsor dan jembatan yang putus, membuat sejumlah wilayah sulit dijangkau sejak hari pertama bencana.

Meski demikian, pengiriman logistik mulai menunjukkan progres. Bantuan dari Padang Pariaman dan Pesisir Selatan telah sampai ke sejumlah titik prioritas, sementara delapan titik tambahan sedang dipenuhi dengan pengawalan ketat.

BNPB juga menempatkan 24 personel pendamping di Sumbar. Bantuan darurat dari Presiden yang berisi alat komunikasi, genset, tenda, LCR, serta ribuan paket makanan siap saji telah tiba di BIM. Pesawat Caravan dan helikopter Bell 505 dikerahkan untuk mempercepat distribusi ke daerah yang sepenuhnya terisolir. (YH/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya