Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Dirjen Bina Adwil Kemendagri Dampingi Pemda Gayo Lues Percepat Penanganan Darurat Pascabencana

Basuki Eka Purnama
02/12/2025 21:37
Dirjen Bina Adwil Kemendagri Dampingi Pemda Gayo Lues Percepat Penanganan Darurat Pascabencana
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA (tengah) mendampingi Pemda Gayo Lues dalam penanganan darurat pascabencana.(MI/HO)

UNTUK memastikan percepatan penanganan darurat pascabencana di Kabupaten Gayo Lues, Kementerian Dalam Negeri, melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, hadir di tengah para pengungsi bersama unsur TNI, Polri, BPBD, dan perangkat lainnya menyampaikan perkembangan situasi disampaikan langsung di lokasi pengungsian.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal ZA, menegaskan bahwa pemerintah harus bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi. 

“Prioritas utama kita adalah memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, termasuk tempat tinggal sementara, logistik, dan layanan kesehatan,” ujarnya. 

Dalam sesi laporan tersebut, Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan kondisi terkini para pengungsi, ketersediaan logistik, hingga langkah-langkah penanganan lanjutan. 

"Hingga saat ini jumlah korban meninggal dunia ada 3 orang, 1 orang masih dalam pencarian, pengungsi 14.850 jiwa/3.800 KK yang tersebar di seluruh wilayah Gayo Lues, warga terdampak 100 ribu lebih, 2.286 rumah terdampak dan sekitar 1500 unit rumah hanyut," ujar Suhaidi.

"Kami berharap bisa menempatkan 1 helikopter di Kabupaten Gayo Lues, sehingga kami bisa terbantu menyalurkan bahan logistik ke lokasi yang belum tembus jalur daratnya, sekalian memantau keberadaan saudara-saudara kita yang masih terjebak, bantuan logistik kepada 14.000 pengungsi dan obat-obatan kepada seluruh masyarakat," lanjutnya saat menjawab kebutuhan yang paling mendesak yang dibutuhkan. 

Hingga laporan disampaikan, para pengungsi telah mendapat tempat penampungan sementara, layanan dapur umum, serta pemenuhan kebutuhan mendesak. 

Pemerintah daerah bersama Ditjen Bina Adwil terus memantau situasi lapangan untuk menentukan langkah pemulihan berikutnya.

"Pemerintah pusat memberikan dukungan penuh, semoga segera dikirimkan bantuan tambahan," tegas Safrizal di akhir laporan. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya