Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGI gelombang laut hingga 2,5 meter berpotensi melanda di sekitar perairan Bali mulai Senin (1/12) hingga Kamis (4/12) mendatang. Perairan yan terancam gelombang tinggi tersebut meliputi, perairan selatan Pulau Bali, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung serta Selat Lombok bagian selatan.
Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho menyampaikan, kondisi prakiraan tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Seperti untuk perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara untuk kapal tongkang berisiko apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
“Tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat bali bagian selatan, Perairan selatan P. Bali, dan Selat Lombok bagian selatan,” ujar Cahyo Nugroho dalam rilisnya yang diterima Minggu (30/11).
Selain gelombang tinggi, BMKG Denpasar juga mengeluarkan peringatan dini terjadinya potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Senin (1/12) di dua wilayah kabupaten, yakni Bangli dan Karangasem. (RS)
BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 4 meter disertai angin kencang dan hujan, sehingga sebagian besar nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved