Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan-sedang masih berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah Sabtu (29/11), durasi air laut pasang (rob) di perairan utara berlangsung lebih panjang dengan ketinggian 1,1 meter, diminta warga untuk waspada terhadap angin kencang di akhir pekan.
Pada pagi hingga siang kondisi cuaca di Jawa Tengah cerah berawan dan berawan, namun memasuki sore hingga awal malam hujan ringan mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan intensitas hujan di sejumlah daerah meningkat ringan-sedang sehingga diminta warga untuk sedia payung sebelum hujan.
Durasi air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah lebih panjang dibandingkan sebelumnya yaitu pukul 00.00-05.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,1 meter, sehingga warga di sejumlah daerah Pantura Jawa Tengah diminta untuk tetap siaga terhadap banjir rob yang diperkirakan akan meningkat.
"Cuaca di perairan utara Jawa Tengah pada umumnya berawan, waspadai banjir rob di daerah Pantura karena air laut pasang (rob) durasi satu jam lebih panjang dibandingkan sebelumnya hingga berisiko terganggnya aktivitas warga di pesisir," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini Sabtu (29/11).
Selain air laut pasang, lanjut Retna Swasti Karini, juga diwaspadai ketinggian gelombang di perairan utara terhitung sedang yakni 0,5-1,25 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah mencapai 1,25-2,5 meter, cukup berisiko bagi aktivitas pelayaran teruraba saat kecepatan angin diatas 15 knot.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa secara terpisah mengatakan meskipun cuaca tidak sampai ekstrem, namun hujan ringan turun secara merata di Jawa Tengah terutama pada sore hingga awal malam, bahkan hujan sedang-lebat masih berpeluang mengguyur sejumlah daerah.
"Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Ferry Oktarisa.
Daerah berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan-sedang, menurut Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Karanganyar, Ungaran, Temanggung, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Bumiayu dan Ambarawa. "Sedangkan daerah lainnya hujan ringan," imbuhnya. (H-1)
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
Pemprov Kalsel saat ini sedang menyusun sistem pengelolaan CSR terintegrasi melalui sebuah aplikasi digital
Identifikasi trauma pada anak memerlukan kepekaan khusus karena mereka belum mampu mengomunikasikan perasaan mereka secara verbal.
Banyak orang, baik penyintas maupun relawan, cenderung mengabaikan kondisi mental mereka sendiri karena fokus utama tersita untuk menolong keluarga atau memenuhi kebutuhan dasar.
BPBD Kabupaten Majalengka mencatat mulai 1 Januari hingga 18 Februari 2026 telah terjadi 152 kejadian bencana di Kabupaten Majalengka.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi agar dapat melakukan mitigasi mandiri.
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved