Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

IKA NHI Bandung Siap Dukung Target Penempatan 500 Ribu PMI Trampil

Ruta Suryana
25/11/2025 22:22
IKA NHI Bandung Siap Dukung Target Penempatan 500 Ribu PMI Trampil
IKA NHI Bandung melakukan audiensi resmi dengan Menteri Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin.(Antara)

IKATAN Alumni NHI Bandung (IKA NHI Bandung) melakukan audiensi resmi dengan Menteri Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, di Jakarta. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan strategis untuk mendukung target pemerintah dalam penempatan 500.000 pekerja migran Indonesia (PMI) trampil di pasar global sebagaimana diarahkan Presiden Prabowo Subianto.

Audiensi ini merupakan agenda kelembagaan pertama IKA NHI Bandung di bawah kepemimpinan Tantowi Yahya. Hadir pula jajaran strategis kementerian, termasuk Direktur Jenderal Perlindungan serta Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri.

SIAP BERKONTRIBUSI
Dalam pemaparannya, Tantowi Yahya menyampaikan bahwa lebih dari 20.000 alumni NHI Bandung saat ini telah berkiprah secara luas di sektor pariwisata—baik di dalam negeri maupun di berbagai negara sebagai diaspora. Kontribusi alumni, menurutnya, tidak hanya berada pada sektor hospitality, namun meluas ke birokrasi, diplomasi, penyusunan kebijakan, lembaga pendidikan, hingga pengembangan SDM global.

"IKA NHI Bandung bukan hanya kumpulan alumni, tetapi jejaring kompetensi lintas sektor yang dapat menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi tata kelola penempatan pekerja migran Indonesia," ujar Tantowi.

Dalam forum tersebut, sejumlah alumni yang dinilai memiliki kompetensi strategis diperkenalkan, di antaranya Wisnu Aji Nugroho, birokrat eselon II dengan pengalaman dalam kebijakan publik dan isu-isu prioritas nasional. Lalu ada Jemmy Alexander, praktisi komunikasi pemerintahan dan humas Kemenparekraf. Selanjutnya adalah Reggy Adriansjah Kartawidjaja, Ketua DPD Indonesia Tour Leader Association Jawa Barat dengan jaringan diaspora di Timur Tengah.

DORONG SINERGI
Menteri P2MI Mukhtarudin menyambut baik rencana kolaborasi ini dan menyampaikan bahwa kemitraan strategis lintas sektor menjadi kebutuhan mendesak, mengingat P2MI merupakan kementerian baru yang tengah membangun sistem tata kelola modern penempatan dan perlindungan pekerja migran.

"Kolaborasi dengan Poltekpar NHI Bandung dan IKA NHI Bandung sangat relevan, terutama karena kompetensi alumni yang dekat dengan kebutuhan industri global di sektor hospitality," tegas Menteri.

Ia juga menyampaikan optimismenya terhadap kepemimpinan Tantowi Yahya, yang memiliki pengalaman diplomasi dan jejaring internasional yang luas.

MENUJU NOTA KESEPAHAMAN
Ketua Bidang Hubungan Kementerian/Lembaga, Komunitas, dan Diaspora IKA NHI Bandung, Wisnu Aji Nugroho, mengusulkan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai kerangka resmi kolaborasi.

MoU ini dinilai penting agar sinergi tidak hanya bersifat simbolis, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam program konkret, termasuk penyelarasan standar kompetensi SDM migran, peningkatan kapasitas pelatihan berbasis industri, dan advokasi regulasi terkait perlindungan dan penempatan.

Dalam sesi pemaparan, kementerian menyampaikan program strategis yang sedang dipersiapkan, meliputi roadmap penempatan 500.000 PMI terampil, dengan kick-off Desember 2025, rogram SMK Go Global, target lulusan siap bekerja di luar negeri tahun 2026 dan pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) dalam reformasi sistem pelayanan pekerja migran.

Program-program tersebut dinilai selaras dengan kontribusi diaspora alumni NHI Bandung yang telah lama menjadi bagian pasar tenaga kerja global.

KUNJUNGAN COMMAND CENTER
Audiensi ditutup dengan apresiasi dari Tantowi Yahya atas penerimaan dan komitmen kerja sama kementerian. Delegasi IKA NHI Bandung kemudian diajak meninjau Command Center Kemen P2MI, pusat kendali data dan layanan pekerja migran Indonesia.

Dengan pertemuan ini, IKA NHI Bandung menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat reputasi tenaga kerja Indonesia di panggung global—khususnya di industri hospitality yang semakin berorientasi internasional. (E-2)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya