Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DEFORESTRASI yang masif terjadi di bentang alam Seblat, Bengkulu, memicu kekhawatiran serius para ahli konservasi, salah satunya Prof Burhanuddin Masyud.
Pakar Ekologi dan Manajemen Satwa Liar IPB University itu menuturkan, situasi yang terjadi saat ini bukan sekadar berkurangnya tutupan hutan.
"Ini adalah ancaman sistemik yang menggerus fondasi keberlangsungan populasi gajah Sumatra," tandasnya.
Data terbaru menunjukkan sedikitnya 1.585 hektare habitat gajah Sumatra hilang sepanjang Januari 2024 hingga Oktober 2025. Angka tersebut belum termasuk dugaan perambahan ilegal seluas 4.000 hektare yang diduga kuat dikonversi menjadi perkebunan sawit.
MI/HO--Pakar Ekologi dan Manajemen Satwa Liar IPB University Prof Burhanuddin Masyud"Apa yang terjadi di Bengkulu bukan sekadar kehilangan hutan, tetapi serangan langsung terhadap ekologi, reproduksi, dan keseimbangan interaksi gajah dengan lingkungan. Dampaknya akan berlapis dan jangka panjang," ujarnya.
Prof Burhanuddin menjelaskan bahwa area yang hilang merupakan bagian dari koridor jelajah musiman di Hutan Produksi Terbatas (HPT) Lebong Kandis.
Koridor ini berfungsi sebagai jalur migrasi, sumber pakan, hingga ruang yang memfasilitasi proses reproduksi alami.
"Jika koridor musiman hilang, sinkronisasi perilaku fisiologis untuk perkawinan dapat terganggu. Ketika reproduksi terganggu, penurunan populasi menjadi keniscayaan," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa percepatan alih fungsi hutan menjadi perkebunan, lahan budi daya, hingga permukiman meningkatkan potensi konflik manusia-gajah.
Fenomena serupa telah terjadi sebelumnya di Aceh dan Riau, yang mencatat tingginya kematian gajah akibat perburuan, keracunan, dan benturan dengan aktivitas manusia.
Menurut Prof Burhanuddin, akar masalahnya adalah dominasi orientasi ekonomi dalam kebijakan tata guna lahan.
"Banyak alih fungsi terjadi secara ilegal. Koridor ekologis nyaris tidak masuk dalam pertimbangan kebijakan. Yang dominan adalah nilai finansial jangka pendek," jelasnya.
Di tingkat masyarakat, cara pandang bahwa gajah adalah hama juga turut memperburuk situasi.
"Tanpa edukasi dan intervensi, persepsi ini dapat mendorong tindakan berbahaya seperti peracunan atau pembunuhan gajah," tambahnya.
Sebagai langkah strategis, Prof Burhanuddin menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga untuk memetakan ulang wilayah jelajah gajah, terutama yang terhubung dengan Taman Nasional Kerinci Seblat.
Ia juga menyoroti pentingnya implementasi Undang-Undang (UU) No 32/2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, terutama terkait penetapan area preservasi seperti koridor ekologis dan kawasan bernilai konservasi tinggi.
Selain itu, ia menilai pembangunan areal konservasi gajah dengan pendekatan flying squad merupakan solusi realistis yang telah terbukti efektif di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau.
Program ini, sebutnya, tidak hanya mengurangi konflik, tetapi juga membuka peluang wisata edukasi bagi masyarakat.
"Pelibatan masyarakat adalah kunci. Tanpa mereka, konservasi hanya akan menjadi dokumen kebijakan tanpa implementasi," tutup Prof Burhanuddin. (Z-1)
TNWK merencanakan penguatan infrastruktur pengamanan kawasan, meliputi pembangunan tanggul dan kanal, pagar pengaman, tembok penahan tanah, serta pembatas permanen.
Penghentian program gajah tunggang di Bali Zoo mulai diberlakukan secara permanen sejak 1 Januari 2026.
Tujuh gajah Asia liar tewas setelah tertabrak kereta ekspres di Assam, India.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan perlunya perubahan cara berpikir dan pendekatan mendasar dalam tata kelola kehutanan Indonesia.
KEMENTERIAN Kehutanan menegaskan dukungan empat ekor gajah Sumatra dalam upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, telaH memperhatikan prinsip kesejahteraan satwa.
GAJAH jinak jadi armada penyelamat di Pidie Jaya, Aceh, dalam membantu membuka akses dan mengevakuasi wilayah yang tak bisa dijangkau alat berat pascabanjir bandang.
Menhut Raja Juli Antoni menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kelestarian satwa endemik Indonesia sekaligus memastikan keberlanjutan habitat alaminya
Ketika wilayah jelajah buaya menyempit akibat alih fungsi lahan dan pembangunan permukiman, buaya cenderung masuk ke lingkungan manusia untuk mencari makan.
Pelepasliran kura-kura dilakukan di Kolam Habituasi Danau Lendeoen dan Danau Ledulu, Kecamatan Landu Leko., Kabupaten Rote Ndao.
Menjaga lingkungan sejak dini salah satunya melalui edukasi tentang habitat dunia dengan cara yang seru.
Rhizantes zippeli, tanaman berbunga cantik yang tumbuh tanpa batang, akar, daun serta tidak berfotosintesis dari famili Rafflesiaceae biasanya tumbuh di Sumatra/
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved